BANDARA KULONPROGO : Demi Keamanan, Dua Sekolah Libur saat Ada Aksi Penolakan Bandara

Selasa, 23 September 2014 19:40 WIB
BANDARA KULONPROGO : Demi Keamanan, Dua Sekolah Libur saat Ada Aksi Penolakan Bandara

Harianjogja.com, KULONPROGO- Sosialisasi rencana pembangunan bandara di Balai Desa Glagah berimbas pada ditiadakannya kegiatan belajar mengajar (KBM) di dua SD, yakni SDN 1 Glagah dan SDN 2 Glagah.

Hal ini dilakukan untuk mengamankan ratusan para murid yang berasal dari dua sekolah tersebut, jika dalam sosialisasi terjadi gesekan dengan warga yang menolak pembangunan bandara.

Lokasi kedua SD tersebut berdekatan dengan Balai Desa Glagah. SDN 1 Glagah berada tepat di seberang balai desa, sementara SDN 2 Glagah berjarak sekitar 500 meter dari balai desa dan memiliki banyak murid yang bertempat tinggal di seputar balai desa.

Kepala SDN 1 Glagah Ester Sujiyem mengatakan sekolah meniadakan KBM karena pelaksanaan sosialisasi bandara yang rentan ricuh.

“Kami khawatir kalau terjadi kericuhan dan anak-anak melihat justru tidak baik untuk psikis mereka,” ujarnya, Selasa (23/9/2014).

Instruksi meniadakan KBM, sebut dia, berdasarkan instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dan Satpol PP Kulonprogo.

Diungkapkannya, sebenarnya sekolah tidak libur, hanya KBM dilakukan di rumah masing-masing.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online