BENCANA MERAPI : Candibinangun Jadi Desa Tangguh Bencana

Rima Sekarani
Rima Sekarani Selasa, 23 September 2014 20:20 WIB
BENCANA MERAPI : Candibinangun Jadi Desa Tangguh Bencana

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO STATUS MERAPI SIAGA: Gunung Merapi di Kawasan Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (22/10) terus menunjukkan peningkatan aktivitas. Berbagai indikasi menguatkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta untuk menyatakan peningkatan status Gunung Merapi dari waspada menjadi siaga pada Kamis (21/10) pukul 18.00 WIB. Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana III seperti mencari rumput

Harianjogja.com, SLEMAN- Ratusan warga Desa Candibinangun, Kabupaten Sleman, melakukan gladi lapang mitigasi bencana di Lapangan Desa Candibinangun, Selasa (23/9/2014).

Kegiatan tersebut untuk menyiapkan masyarakat menghadapi ancaman lahar dingin Gunung Merapi.

Menurut Bupati Sleman, Sri Purnomo, mitigasi bencana tidak hanya jadi tanggung jawab tim relawan, melainkan juga butuh dukungan dari seluruh warga.

“Warga juga harus memiliki pengetahuan dan keterampilan menghadapi bencana. Harapannya, kesiapsiagaan itu bisa mengantisipasi jatuhnya korban jiwa,” kata Sri Purnomo, dalam rilisnya kepada media, Selasa (23/9/2014).

Peran warga menjadi kunci pokok dalam usaha pengurangan resiko bencana. “Agar lebih optimal, rencana mitigasi harus mengadopsi dan memperhatikan kearifan lokal serta pengetahuan tradisional yang berkembang di masyarakat,” ujar Sri Purnomo.

Dalam kesempatan ini, Sri Purnomo juga mengukuhkan Candibinangun sebagai Desa Tangguh Bencana.

“Masyarakat harus lebih siap menghadapi bencana dengan melakukan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online