Sehari Dua Kasus, Bayi Ditemukan di Kereta dan Selokan Solo
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Di antara aksi unjuk rasa dan pelaksanaan sosialisasi pembangunan Bandara Kulonprogo, terdapat pula warga Glagah yang datang ke lokasi sosialisasi secara diam-diam, Selasa (23/9/2014).
Seperti yang dilakukan Parjo, 50, bukan nama sebenarnya, yang memilih datang ke Balai Desa Glagah tanpa sepengetahuan warga lainnya.
“Sebenarnya saya juga tidak langsung setuju dengan pembangunan bandara, saya masih pikir-pikir dulu,” ujarnya.
Niat datang ke sosialisasi, kata Parjo, didasari oleh rasa penasaran mengenai informasi tentang pembangunan bandara di Kulonprogo. “Saya ingin tahu yang sebenarnya pembangunan bandara itu akan seperti apa,” tuturnya.
Ketidaksetujuan Parjo terhadap pembangunan bandara karena ia merasa tidak punya kemampuan selain bertani. Parjo adalah buruh tani yang menggarap lahan sewa. Ia khawatir jika ada pembangunan bandara maka mata pencahariannya menjadi terancam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Kapanewon Sewon mempelajari usulan pemberhentian Dukuh Banyon yang diduga terlibat kasus penggelapan sertifikat tanah dan pungutan liar program PTSL.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Panduan mudah menyambungkan WiFi ke Smart TV: buka pengaturan, pilih jaringan, masukkan password. Nonton streaming di layar lebar tanpa gangguan.
Yusril Ihza Mahendra menegaskan Perpres 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara tidak boleh dijadikan dasar untuk melakukan persekusi atau diskr