PEMBUNUHAN TUKANG OJEK : Polisi Nyatakan Belum Temukan Titik Terang, Apa Kendalanya?

Jum'at, 26 September 2014 07:20 WIB
PEMBUNUHAN TUKANG OJEK : Polisi Nyatakan Belum Temukan Titik Terang, Apa Kendalanya?

BERMAIN AIR-Anak-anak bermain air saat banjir merendam sejumlah rumah di Sewu, Solo, Rabu (22/2). Hujan deras yang melanda wilayah Soloraya pada Selasa (21/2) malam hingga Rabu (22/2) pagi, membuat tinggi permukaan air di Bengawan Solo mengalami kenaikan.

Harianjogja.com, BANTUL - Kepolisian Resot Bantul belum menemukan titik terang dalam kejadian penemuan mayat tukang ojek diketahui bernama Budi asal Magelang di Kali Oya, Dusun Kebosungu 2, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Rabu (24/9/2014) lalu. Kasus tersebut masih dalam pendalaman penyelidikan petugas gabungan Polres dan Polsek Dlingo.

"Kami belum mendapatkan titik terang dalam kasus itu, tapi terus kamui dalami dalam tahap penyelidikan ini," ujar Kapolres Bantul AKBP Surawan kepada Harianjogja.com di ruang kerja, Jumat (26/9/2014).

Menurut Kapolres, berbagai keterangan dari berbagai pihak masih terus dikumpulkan dari sejumlah pihak masyarakat dan rekan kerja tukang ojek di lokasi Jl. Kaliurang Sleman. Tujuannya, agar ditemukan banyak bahan untuk dianalisa kronologis dari awal korban sampai bisa ditemukan di Dlingo.

"Semua penyelidikan masih terus kita kuatkan. Barang bukti juga sudah diamankan. Tunggu saja perkembangannya," tambah Kapolres.

Seperti diberitakan Harianjogja.com, tukang ojek biasa mangkal di Jl Kaliurang (Jakal) Sleman diketahui bernama Budi warga Magelang ini ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengambang di Kali Oya. Dari temuan jasat dilakukan pemeriksaan terdapat luka bagian telinga mengeluarkan darah. Polisi juga menemukan ceceran darah di lokasi pinggir kali. Disekitarnya, barang milik korban seperti helm, korek api, sepatu dan telepon genggam ditemukan sebagai barang bukti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online