BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Ilustrasi (googlenews)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Tiga orang petani penggarap lahan Pakualaman Ground (PAG) yang berada di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates menerima surat dari Kadipaten Puro Pakualaman. Surat tersebut berisi permintaan agar petani menyerahkan hak guna lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan pabrik pengolahan pasir besi. Tidak hanya itu, mereka juga diminta untuk mendatangi kantor perwakilan PT. Jogja Magasa Iron (JMI) yang berada di Pesanggrahan Glagah.
Penerima surat yang bernama Suparno, Karmiyono, dan Parmin merupakan petani yang tinggal di Karangwuni dan sudah puluhan tahun mengolah lahan pertanian di areal tersebut.
Suparno mengaku didatangi oleh orang yang mengaku dari Pakualaman, Sabtu (27/9/2014). Orang itu bermaksud menyerahkan surat dari Pakualaman, tetapi Suparno menolak. Ternyata, dua orang petani lainnya juga menerima surat serupa.
“Saya tidak mau menerima [surat], sebelumnya didatangi orang dari Pakualaman saya juga pernah didatangi Camat Wates, Sekcam Wates, dan juga Kades Karangwuni yang memberitahukan akan ada orang dari Pakualaman yang datang ke rumah saya,” ujarnya saat dihubungi, Senin (29/9/2014).
Diungkapkanya, dua orang petani lainnya sudah menerima surat tersebut yang ternyata berisi permintaan untuk segera mengosongkan lahan dan disarankan mendatangi kantor PT.JMI di Pesanggrahan Glagah untuk mengurus kompensasi lahan. Ia bersikeras untuk tidak menyerahkan lahan karena sesuai dengan UU Agraria, warga memiliki hak atas tanah tersebut. Suparno menilai warga berhak atas tanah tersebut, mengingat semula kondisi lahan gersang, tetapi karena dikelola dengan baik sehingga menjadi lahan pertanian yang subur.
“Paku Alam juga tidak punya bukti, hanya berdasarkan pengakuan dari masyarakat kalau itu PAG,” tegasnya.
Humas Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kulonprogo Widodo menuturkan belum dapat menyikapi persoalan tersebut.
“Surat ini baru akan dirapatkan karenaa mereka [tiga petani] adalah anggota PPLP,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.