Top Ten News Jogja 11 Juli, Jampidsus, Bupati Sukoharjo, Mandala Krida
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Harianjogja.com, JOGJA- Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY di Hotel Novotel sempat diwarnai kericuhan.
Kericuhan muncul karena dua kubu saling klaim sebagai pengurus Hipmi Bantul yang sah. Badan Pengurus Pusat (BPP) pun turun tangan.
Pasalnya, Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Bantul diwakili oleh dua kubu yang berbeda dan masing-masing mengklaim sebagai pemegang hak suara. Satu kubu hasil Muscab yang dikomandoi oleh Ketua Umum (Ketum) Tina Asmara dan kubu hasil Muscablub yang diketuai Ketum Febrianto Prio Jatmiko.
Kubu hasil Muscab memaksa masuk ke dalam ruang sidang dan berteriak agar pengurus hasil Muscablub keluar dari ruangan.
"Kami datang untuk mempertanyakan keberadaan caretaker yang menyalahi ADRT. Kalau mereka diizinkan mengikuti Musda, mengapa kami tidak? Pengurus hasil Muscab yang berhak," kata anggota Dewan Pembina Hipmi Bantul, Teddy Ghani Karim.
Protes tersebut ditanggapi oleh peserta di dalam ruang sidang. Suana sempat panas hingga terjadi adu mulut antara pengurus HIPMI Bantul hasil Muscab dengan Ketua BPD HIPMI DIY, Lilik Syaiful Ahmad. Lilik bahkan mempertanyakan kedatangan para pengurus hasil Muscab. "Kalian ada apa ke sini. Saya masih ketua BPD, tolong hargai," ujar Lilik dengan nada tingi.
Untuk meredam situasi yang semakin panas, sejumlah anggota Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi turun tangan. Setelah suasana tenang, disepakati pengurus kubu hasil Muscab diizinkan mengikuti seremoni pembukaan Musda DPD Hipmi DIY. Pada pembukaan tersebut, panitia melarang awak media untuk mengikuti acara dan meminta untuk keluar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.