Perajin Keris Bantul dapat Bantuan Rp80 Juta

Sabtu, 18 Oktober 2014 23:16 WIB
Perajin Keris Bantul dapat Bantuan Rp80 Juta

Ilustrasi uang (JIBI/dok)

Harianjogja.com, BANTUL—Bank Pembangunan Daerah Cabang Bantul, menyalurkan bantuan dana bergulir sebesar Rp80 juta kepada kelompok perajin keris di sentra perajin keris Girirejo, Kecamatan Imogiri.

"Bantuan ini juga merupakan komitmen kami mengembangkan usaha di Bantul supaya lebih berdaya," kata Direktur Utama BPD DIY Cabang Bantul Bambang Setyawan di sela penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Bantul, Jumat (17/10/2014).

Pihaknya berharap bantuan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan kelompok perajin keris agar produknya lebih bagus dan bisa memenuhi kualitas nasional dan internasional.

"Bantuan melalui dana CSR [Corporate Social Responsibility] bersifat ini untuk meningkatkan produktivitasnya yang berimbas kepada peningkatan kesejahteraan mereka," kata Bambang.

Selain bantuan kepada perajin keris, kata dia BPD juga menyalurkan bantuan yang sifatnya mendesak seperti beasiswa sebesar Rp75 juta kepada siswa SMA yang berprestasi, sementara untuk membantu mengurangi resiko kekeringan, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

"CSR kami berikan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk di antaranya bantuan bersifat tanggap darurat seperti bencana, pemberian beasiswa, sunatan massal, bantuan sembako, santunan anak yatim," kata Bambang.

Sementara itu, Bupati Bantul Sri Surya Widati yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Bank BPD DIY Cabang Bantul yang telah banyak memebrikan program bantuan untuk masyarakat Bantul ini.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Bank BPD DIY Cabang Bantul yang telah banyak menberikan bantuan kepada masyarakat kami sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat kami yang sangat membutuhkan," katanya.

Kepala Kantor Pengembangan Potensi Daerah (KPPD) Bantul, Edy Bowo Nurcahyo mengatakan selain mengarahkan CSR-nya ke Bantul, Pemkab Bantul dengan BPD Bantul juga ada kesepakatan lain, yakni pengelolaan kas umum daerah Kabupaten Bantul.

"Seluruh aliran keuangan di Pemkab Bantul dan turunannya melalui BPD, kalau sebelumnya kan lewat Bank Bantul, sekarang melalui BPD," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online