Usai Pesta Miras, 1 Warga Godean Tewas

Sunartono
Sunartono Rabu, 22 Oktober 2014 12:20 WIB
Usai Pesta Miras, 1 Warga Godean Tewas

Ilustrasi minuman keras (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)

Harianjogja.com, SLEMAN—Minuman keras (miras) oplosan kembali memakan korban jiwa. SK, 48, warga Godean, Sleman, tewas diduga lantaran mengonsumsi miras. Korban meninggal pada Selasa (21/10/2014) dinihari setelah menjalani perawatan selama sehari di rumah sakit.

Diperoleh informasi, kejadian berawal saat Sabtu (18/10/2014) korban bersama beberapa rekannya, salah satunya AG, berpesta minuman keras. Mereka mengonsumsi miras oplosan di pinggir jalan di salah satu dusun di Kecamatan Godean. Menurut informasi,  mereka membeli miras oplosan itu dari salah satu pedagang di Kecamatan Seyegan.

Setelah menghabiskan miras dalam jumlah banyak, mereka kemudian beraktivitas seperti biasa. Kendati demikian, tiga peminum tersebut sempat terkapar akibat miras yang dikonsumsi. Tetapi SK dan AG kondisinya terus memburuk. Oleh keluarganya, SK kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit di Gamping, sedangkan AG dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Jogja. Tetapi pada Selasa (21/10/2014) dinihari, nyawa SK tak bisa diselamatkan.

Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Penelusuran asal usul miras yang dikonsumsi korban juga masih dilakukan. Tetapi dari hasil penggeledahan di wilayah Seyegan, belum ditemukan adanya keterkaitan. Teman korban lainnya yang turut serta mengonsumsi miras, ada yang tidak terkena dampak.

"Jenis minuman dan penjualnya masih dalam penyelidikan," ungkapnya, Selasa (21/10).

Kapolsek Godean Kompol Verena menambahkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban memang sempat mengonsumsi miras bersama rekannya pada akhir pekan lalu. Kendati demikian, kepastian penyebab meninggal akibat miras memang harus dibuktikan secara medis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online