5 Candi Direvitalisasi, Jumlah Kunjungan Justru Meningkat

Rima Sekarani
Rima Sekarani Selasa, 28 Oktober 2014 14:40 WIB
5 Candi Direvitalisasi, Jumlah Kunjungan Justru Meningkat

Beberapa pekerja membersihkan sisa abu vulkanik Gunung Kelud dan lumut di Candi Ijo, Prambanan, Sleman, beberapa waktu lalu. JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N.)

Harianjogja.com, SLEMAN-Meski masih dalam proses revitalisasi, 5 Candi di Sleman tetap beroperasi. Proses perawatan ini justru menarik perhatian pengunjung. Tampak dari jumlah kunjungan yang terus meningkat,

Hingga akhir tahun 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana melakukan revitalisasi di Candi Sambisari, Candi Sari, Candi Kalasan, Candi Barong, dan Candi Ijo. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi mengatakan proses revitalisasi tidak menghambat aktivitas pariwisata di candi dan sekitarnya. Bahkan, jumlah kunjungan wisatawan justru meningkat.

“Dari catatan di buku pengunjung, warga yang mendatangi candi-candi itu sudah sangat banyak. Misalnya di Candi Ijo, rata-rata ada 3.000 pengunjung dalam sebulan,” ucapnya.

Angka kunjungan yang tercatat tersebut, belum termasuk pengunjung yang lupa tidak mengisi buku pengunjung. Ayu optimistis dengan angka kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, akan semakin banyak saat revitalisasi selesai.

Meski demikian, Ayu menyadari promosi wisata bagi candi-candi kecil di Sleman perlu ditingkatkan.

“Kami sedang giat mengenalkan candi-candi kecil agar wisatawan tidak hanya tahu Candi Prambanan dan Ratu Boko saja,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online