Pulang dari Haji, Seorang Jemaah asal Bantul Suspect Mers

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Selasa, 28 Oktober 2014 20:20 WIB
Pulang dari Haji, Seorang Jemaah asal Bantul Suspect Mers

The Middle East respiratory syndrome (MERS) coronavirus is seen in an undated transmission electron micrograph from the National Institute for Allergy and Infectious Diseases (NIAID). REUTERS/National Institute for Allergy and Infectious Diseases/Handout via Reuters

Harianjogja.com, BANTUL- Seorang jemaah haji asal Kabupaten Bantul dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sarjito lantaran diduga terjangkit virus Mers (middle east respiratory syndrome) atau penyakit virus pernafasan.

Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Bantul Pramudi Dharmawan menyatakan, pasien yang identitasnya dirahasiakan itu mengalami demam tinggi sepulangnya berhaji dari tanah suci.

Pasien sempat dibawa berobat ke RS Nur Hidayah Bantul, namun otoritas rumah sakit tersebut merujuk pasien ke RSUP Sarjito.

"Kabarnya baru dirawat di Sarjito hari ini [Selasa, 28 Oktober], ini baru suspect kami belum tahu kondisi sebenarnya," terang Pramudi Dharmawan Selasa (28/10/2014).

Dinas Kesehatan Bantul hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis RSUP Sarjito apakah pasien benar positif mengidap virus mematikan tersebut. Pramudi menambahkan, lembaganya selama ini mengawasi setiap jamaah haji atau umroh yang baru tiba di tanah air.

Pemantauan dilakukan selama dua minggu untuk memastikan apakah pasien mengidap penyakit berbahaya atau tidak. Pengawasan itu dilakukan menyusul merebaknya Virus Mers pada pertengahan tahun, lalu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis