MORATORIUM CPNS : Sleman Lagi-lagi Andalkan Tenaga Honorer

Rima Sekarani
Rima Sekarani Kamis, 30 Oktober 2014 06:20 WIB
MORATORIUM CPNS : Sleman Lagi-lagi Andalkan Tenaga Honorer

Harianjogja.com, SLEMAN- Sebagai sektor yang mendominasi kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sleman, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Arif Haryono mengaku, pihaknya lagi-lagi harus mengandalkan peran tenaga honorer.

Hal ini menyusul adanya http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/29/moratorium-pns-moratorium-tak-berlaku-untuk-seleksi-pengangkatan-hakim-548143" target="_blank">moratorium penerimaan calon PNS (CPNS) selama 5 tahun oleh Presiden Joko Widodo.

“Masih ada guru honorer dari yang kemarin belum lolos seleksi CPNS K2,” kata Arif, Rabu (29/10/2014).

Berdasarkan data terakhir Disdikpora Sleman, kekurangan guru PNS di Sleman mencapai 637 orang. Terdiri dari 518 orang pada jenjang SD, 85 orang pada jenjang SMP, dan 34 orang pada jejang SMA/SMK.

Kekurangan tersebut telah coba diatasi dengan pengangkatan CPNS bagi 343 orang guru honorer K2 dan adanya 37 formasi guru kelas dalam seleksi CPNS 2014.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online