Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Harianjogja.com, KULONPROGO–Melimpahnya potensi hasil hutan mendorong para penyuluh kehutanan bekerja keras untuk menyadarkan masyarakat yang berada di kawasan hutan negara di Kulonprogo.
Sayangnya, luas hutan dan banyaknya kelompok tani hutan tidak sebanding dengan jumlah penyuluh kehutanan yang ada saat ini.
“Saat ini ada 15 penyuluh kehutanan di Kulonprogo dan itu masih sangat kurang bagi kami. Apalagi dengan jumlah kelompok tani hutan yang cukup banyak di wilayah ini,” ujar Kordinator Penyuluh Kehutanan Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (IPKINDO) DPD Kulonprogo Bejo, Rabu (29/10/2014).
Bejo mengatakan, kurangnya tenaga penyuluh dirasa sangat berdampak pada setiap kegiatan di lingkungan kehutanan. Dia menambahkan, jumlah tenaga penyuluh tersebut tidak sebanding dengan jumlah kelompok tani yang ada di Kulonprogo.
Saat ini jumlah kelompok tani hutan mencapai 247 kelompok yang tersebar di seluruh kawasan hutan di kabupaten tersebut.
“Kami ingin ada penambahan penyuluh, tentunya untuk dapat memaksimalkan program pembinaan dalam upaya pengembangan dan pengelolaan hutan rakyat. Saat ini kami juga berupaya merekrut mitra penyuluh kehutanan di tingkat desa,” jelas Bejo.
Lebih lanjut Bejo mengungkapkan, melalui penyuluh kehutanan swadaya masyarakat diharapkan optimalisasi program kehutanan dapat berjalan lebih maksimal. Dia mengatakan, apalagi luas kawasan hutan negara di wilayah Kulonprogo mencapai 3.000 hektaree yang tersebar di tiga kecamatan.
Di antaranya sebagian besar Kecamatan Kokap dan Girimulyo, serta sebagian kawasan hutan di Kecamatan Samigaluh.
“Otomatis penyuluh yang ada juga haru bia memfasilitasi kelompok tani hutan. Kami juga akan berupaya untuk meningkatkan kemampuan para mitra penyuluh. Harapannya, mereka bisa turut menyampaikan informasi dari kami ke masyarakat tentang pemanfaatan hutan secara maksimal,” papar Bejo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Veddriq Leonardo meraih emas dan Antasyafi Robby Al Hilmi merebut perak pada nomor speed putra World Climbing Series Chamonix 2026.
Mojtaba Khamenei berjanji membalas kematian Ali Khamenei di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
Warung Filadelphia di Philadelphia mengenalkan kuliner dan keramahan Indonesia melalui aneka hidangan Nusantara serta pelayanan hangat.
ISEAI mengusulkan skema B50 lebih fleksibel melalui Dynamic Blending Policy untuk menekan risiko fiskal dan menjaga keberlanjutan program.
Plt Jampidsus Rudi Margono memastikan penanganan perkara korupsi tetap berjalan usai pengunduran diri Febrie Adriansyah.