Rektor dan Guru Besar UMY Soroti Rencana Pendirian 10 Kampus URI
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Harianjogja.com, SLEMAN—Indikasi pelajar di Sleman menjadi sasaran peredaran narkoba dan psikotropika semakin kuat. Pekan lalu, Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman menangkap Iswantoro, 29, warga Dusun Prujakan, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman. Petugas menyita ribuan pil memabukkan yang rencananya akan diedarkan ke sejumlah pelajar di wilayah ini.
Saat ditangkap di rumahnya, polisi menemukan 1.430 butir trihexyphenidyl yang terbungkus dalam 143 strip masing-masing berisi 10 butir dan delapan pil aprazolam. Selain Iswantoro, petugas juga menangkap Ahmad, 25, warga Jalan Kaliurang, Ngaglik, Sleman dengan barang bukti 100 butir trihexyphenidyl terbagi dalam 10 strip, sehingga total ada 1.610 butir pil terlarang yang disita dari kedua tersangka.
Kedua jenis obat memabukkan ini tergolong psikotropika golongan IV. Penggunaan obat tersebut masih diperbolehkan selama untuk kepentingan medis dan dalam jumlah yang terbatas dengan resep yang valid dan diawasi. Meski demikian, tersangka dengan mudah mendapatkan ribuan pil tersebut dan diperjualbelikan secara bebas.
"Tersangka kami tangkap di rumahnya dan ditemukan barang bukti seribu lebih pil yang disimpan dan akan diedarkan," kata Kasat Resnarkoba Polres Sleman, AKP Danang Bagus Anggoro, Rabu (5/11/2014).
Ia menambahkan, tersangka merupakan pengedar. Adapun sasaran penjualan yakni sejumlah pelajar. Beberapa di antaranya sudah laku terjual. Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tersebut mendapatkan pil itu dari Semarang, Jawa Tengah, kemudian dijual secara eceran sesuai permintaan pembeli.
"Padahal penggunaan harusnya diawasi melalui resep. Kami tengah menyelidiki kemungkinan adanya apotek terutama di Sleman yang menjual tanpa resep," katanya menguraikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
UGM mewajibkan mahasiswa baru mengambil 2 SKS Literasi Kesehatan yang memuat literasi finansial untuk mencegah pinjol dan judol.
BNPB menyiapkan dua helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo.
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Karhutla di Gunung Bromo belum padam. Luas lahan terbakar mencapai 10 hektare dan tiga jalur wisata masih ditutup.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen penggalangan dana IDA22 Bank Dunia. Simak profil dan perjalanan kariernya.