Jadwal SIM Keliling Sleman 11 Juli 2026, Cek Lokasi dan Biayanya
Jadwal Layanan SIM Sleman Juli 2026. Pelayanan utama tetap tersedia di kantor Satpas dengan jadwal:
Ilustrasi aktivitas ekspor melalui pelabuhan (JIBI/Bisnis Indonesia/Andi Rambe)
Harianjogja.com, JOGJA—Nilai ekspor barang asal DIY yang dikirim melalui sejumlah pelabuhan di Indonesia selama September 2014 tercatat sebesar US$25.3 juta. Jumlah naik sebesar 2,18% dibanding Agustus sebesar US$24.8 juta.
“Dibandingkan September 2013, nilai ekspor September 2014 mengalami kenaikan sebesar 18,64 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Bambang Kristianto di BPS DIY, Rabu (5/11/2014).
Dijelaskan Bambang, tercatat tiga besar negara tujuan utama ekspor barang dari DIY selama Agustus 2014. Untuk tujuan Amerika Serikat, total nilai ekspor mencapai US$10.5 atau 41,47% dari nilai total ekspor barang. Sementara, total nilai ekspor ke Jerman sebesar US$2.9 juta (11,49%) dan Jepang dengan total nilai US$1.8 juta (7,19%).
“Dari sepuluh besar negara tujuan ekspor, nilai ekspor terendah ke Uni Emirat Arab senilai US$408.653 atau 1,61 persen saja,” sambung Bambang.
Peningkatan nilai ekspor barang dari DIY selama September 2014 disebabkan oleh bertambahnya permintaan barang enam dari negara tujuan utama. Bahkan tiga negara di antaranya, lanjut Bambang, nilai ekspor meningkat diatas 75%. Ekspor tujuan Kanada misalnya, permintaan naik sebesar 95,25%, Prancis (78,23%) dan Uni Emirat Arab (507,36%).
Disinggung soal komoditas utama ekspor DIY, Bambang mengatakan, produk pakaian jadi bukan rajutan yang mencapai 37,05% diikuti perabot, penerangan rumah sebesar 12,89% dan barang-barang dari kulit sebesar 11,82%.
“Nilai ekspor terendah sebesar 1,97 persen adalah komoditas jerami atau bahan anyaman,” katanya.
Kepala Disperindagkop dan UMKM DIY Riyadi Ida Bagus menjelaskan, produk-produk kerajinan asal DIY memang banyak diburu pembeli dari luar negeri. Pembeli terbesar yang menjadi tujuan ekspor produk kerajinan DIY adalah Amerika Serikat (AS). Produk kerajinan yang paling diminati meliputi perhiasan, aksesori, kulit dan kerajinan mabel.
“Untuk produk kulit dari berbagai jenis satwa pada April lalu, misalnya, bisa terjual hingga Rp6 miliar,” kata Riyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Layanan SIM Sleman Juli 2026. Pelayanan utama tetap tersedia di kantor Satpas dengan jadwal:
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Fadli Zon menilai setiap Presiden RI memiliki gaya pidato berbeda. Menurutnya, gaya komunikasi Prabowo tetap konsisten dan konseptual.
BPS mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia turun menjadi 22,93 juta orang atau 8,07 persen pada Maret 2026.
ALVA memperluas pasar di DIY dan Jateng dengan skema sewa baterai motor listrik mulai Rp125.000 per bulan.