Sudahkah Pariwisata Membantu Pengentasan Kemiskinan di Gunungkidul?

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jum'at, 07 November 2014 06:20 WIB
Sudahkah Pariwisata Membantu Pengentasan Kemiskinan di Gunungkidul?

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu solusi pengentasan kemiskinan.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan pengembangan potensi wisata desa akan bisa mengangkat perekonomian warga. Selama ini sektor wisata yang menjadi penyumbang besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gunungkidul.

“Jika warga bisa mengembangkan wisata di desa, mereka akan mendapatkan hasil dari pengembangan itu,” ujar dia, di Pantai Sadranan, Tepus, Rabu (5/11/2014).

Menurut Immawan, pariwisata Gunungkidul menyumbang PAD sebesar Rp3 miliar pada 2011. Besaran itu, menjadi berlipat ganda pada 2014 yakni menjadi Rp10 miliar. Ia berharap pada akhir 2014, jumlah tersebut kembali naik menjadi Rp12 miliar.

Ia menambahkan ketika sektor pariwisata di sebuah desa sudah meningkat, Pemkab Gunungkidul berkewajiban memberikan fasilitas yang memadai dan mengatur retribusi. Retribusi itu nantinya akan kembali lagi ke masyarakat.

Pemkab sangat mengapreasiasi apa yang sudah dilakukan masyarakat dengan mengembangkan Pantai Jungwok, Jepitu, Girisubo. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jungwok Idaman Baji mengatakan ia dan anggotanya sudah mulai mengembangkan Pantai Jungwok sejak 2011.

“Pengunjungnya sekarang sudah semakin banyak. Setiap akhir pekan rata-rata ada 100 pengunjung. Meski masih dari kalangan wisatawan lokal,” ungkap dia.

Baji mengatakan fasilitas Pantai Jungwok sudah lumayan bagus, yakni toilet dan beberapa warung. Untuk akses jalan, memang masih belum diaspal. Dari jalan aspal, wisatawan masih harus menempuh jalan tanah sejauh 1,1 km.

“Tapi, sudah ada rencana pengaspalan sejauh 700 meter. Jika tidak diaspal, akan sulit dilalui ketika musim hujan,” imbuh dia.

Selain menyajikan pemandangan alam yang indah dan relatif masih sepi, Pantai Jungwok juga memiliki tradisi unik setiap tahun yaitu Ngalangi.

Sekali dalam setahun, warga akan menangkap ikan di Pantai Jungwok kemudian dibawa ke Pantai Wediombo sebagai pelengkap prosesi Ngalangi atau sedekah laut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online