SEKATEN JOGJA : Ombak Banyu Dilarang, Apa Alasannya?

Uli Febriarni
Uli Febriarni Selasa, 11 November 2014 17:40 WIB
SEKATEN JOGJA : Ombak Banyu Dilarang, Apa Alasannya?

Harianjogja.com, JOGJA - Panitia Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) melarang permainan ombak banyu digelar di Alun-alun Utara Jogja.

Pelarangan itu terkait dengan sejumlah aturan yang ditetapkan panitia di antaranya, tenda tidak boleh terbuat dari seng, tidak boleh
menggali untuk keperluan pemasangan wahana hiburan, tidak boleh melakukan perkerasan tanah dengan semen atau material lain,
dan tidak diperkenankan membuat kamar mandi.

"Aturan baru ini, menyesuaikan kondisi Alun-Alun Utara yang sedang dilakukan renovasi atau penataan. Terutama di bagian barat dan utara," ujar Suyana, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Jogja, Senin (10/11/2014).

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkoptan, Sri Harnanik menerangkan akan ada kemungkinan berkurangnya wahana permainan pada PMPS 2014.

"Ada satu permainan yang tidak diperbolehkan untuk didirikan, yakni ombak banyu. Karena permainan ini harus menggali tanah untuk keperluan pemasangan tiang," ucapnya, dalam kesempatan yang sama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis