Kementerian Pangkas Anggaran, Tanjung Adikarto Kembali Gagal Beroperasi

Rabu, 12 November 2014 03:45 WIB
Kementerian Pangkas Anggaran, Tanjung Adikarto Kembali Gagal Beroperasi

Caption: Pemecah ombak di kawasan pelabuhan Tanjung Adikarto yang banyak dikunjungi wisatawan Pantai Glagah (JIBI/Harianjogja.com/Holy Kartika N.S)

Harianjogja.com, KULONPROGO-Dermaga Tanjung Adikarto di Kulonprogo kembali gagal beroperasi. Pemangkasan anggaran sebesar Rp14 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan disinyalir menjadi penyebabnya.

Asisten II Sekretaris Daerah Kulonprogo Triyono membenarkan pemangkasan anggaran di Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi penyebab pengerukan muara tidak dapat dilakukan. Akibatnya, Tanjung Adikarto belum dapat beroperasi pada tahun ini.

“Anggaran sebesar Rp14 miliar itu seharusnya untuk pengerukan muara, supaya kapal-kapal besar dapat berlabuh, tetapi ternyata ada pemangkasan anggaran di kementerian, sehingga kami tidak dapat berbuat banyak,” paparnya kepada wartawan, Selasa (11/11/2014).

Diakuinya, apabila tidak ada pemangkasan anggaran Tanjung Adikarto dapat selesai sesuai target dan pada bulan ini dapat diluncurkan. Selain, pengerukan muara yang terhenti, pembangunan pemecah ombak juga belum dilanjutkan.

Rencananya, Pemkab Kulonprogo melalui Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) akan mengajukan proposal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk melanjutkan pembangunan Tanjung Adikarto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online