Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Bantul akan menjamin kebutuhan awal logistik bagi setiap korban bencana alam termasuk empat korban rumah ambruk di Desa Jatimulyo Kecamatan Dlingo akibat terjangan angin kencang saat hujan lebat, Rabu (11/11/2014).
Ketua BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan kebutuhan logistik pada masa tanggap darurat menjadi tanggungjawab penuh pemerintah untuk menjamin berbagai kebutuhan mendesak yang dibutuhkan korban sesuai standar penanganan pasca bencana yang ada.
"Bantuan awal logistik bersifat darurat sudah kami lakukan sesuai standar penanganan bencana," ujar Dwi, Rabu (12/11/2014).
Menurut Dwi, BPBD Bantul juga siap menindaklanjuti hasil assesmen lapangan untuk memberi bantuan bahan bangunan pada masa rehabilitasi rumah yang ambruk. Sesuai perhitungan, BPBD perlu menganalisa nilai total kerugian.
"Tentunya bantuan bahan bangunan juga melihat tingkat kerusakan dan kondisi ekonomi korban," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Character.ai meluncurkan micro-drama interaktif berbasis AI yang memungkinkan penonton mengobrol langsung dengan karakter dalam cerita.
Kompolnas mengajak masyarakat mengawasi penyidikan kasus dugaan korupsi batu bara PLTU agar penegakan hukum berjalan profesional dan transparan.
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul bakal melakukan kajian untuk pengembangan sports tourism dengan potensi dimiliki.
Grand Finals FFNS 2026 Fall digelar di GSP UGM, Jogja. Sebanyak 12 tim memperebutkan tiket menuju FFWS SEA 2026 Fall.
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.