Guyon Waton Guncang Sukoharjo, Konser Gratis!
Guyon Waton akan tampil gratis di konser Sukoharjo Spektakuler 18 Juli 2026. Diprediksi ribuan penonton hadir.
Harianjogja.com, JOGJA – Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta diingatkan potensi bencana banjir, longsor, dan penyakit musiman.
Peringatan itu datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan Dinas Kesehatan Pemda DIY menyusul perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan mulai akhir pekan lalu.
“Sekarang masih pancaroba, peralihan cuaca. Kami sudah memetakan risiko di berbagai wilayah di DIY. Hasilnya memang ada beberapa lokasi rawan bencana,” ujar Kepala BPBD DIY Gatot Saptadi di Kantor BPBD di Jl. Kenari, Kamis (13/11/2014).
Dia mengemukakan paling tidak ada tiga potensi bencana di wilayah DIY ketika memasuki musim penghujan, yakni banjir, longsor, dan abrasi. Dia menyebutkan paling tidak ada 16 kecamatan yang berpotensi longsor dan 15 kecamatan yang berpotensi banjir.
Saat ini, ujarnya, musim penghujan belum turun secara merata di seluruh wilayah DIY. DIY, ujarnya, masih berada dalam tahap peralihan cuaca yang berlangsung secara bertahap.
Dia mengemukakan meskipun sejumlah wilayah di DIY telah basah disiram air hujan, namun beberapa wilayah lainnya masih dilanda kekeringan buntut dari kemarau berkepanjangan.
“Misalnya di Gunungkidul yang belum selesai dengan bencana kekeringan,” katanya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan DIY Daryanto Chadorie mengingatkan warga agar waspada dan mulai mengantisipasi penyakit-penyakit khas musim pancaroba.
Dia menyebutkan paling tidak ada tujuh jenis penyakit yang cukup sering ditemui pada saat pancaroba.
“Batuk, pilek, gatal-gatal, diare, di masa transisi itu rawan terjadi. Kemudian karena hujan belum stabil, muncul genangan di mana-mana, biasanya lazim dijumpai demam berdarah, chikungunya, dan hepatitis. Itu semua perlu diwaspadai,” ujarnya.
Oleh karena itu, ujarnya, ia menganjurkan dengan sangat agar masyarakat aktif melakukan kegiatan-kegiatan antisipasi. Untuk mengantisipasi pengakit flu, batuk, dan diare, masyarakat dapat melakukan antisipasi dengan memakan makanan yang seimbang dan meningkatkan asupan gizi.
“Itu penting sekali dalam rangka menjaga daya tahan tubuh. Bila perlu, minum vitamin-vitamin apabila melakukan aktivitas berlebihan. Kondisikan tubuh agar memperoleh daya tahan bagus.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guyon Waton akan tampil gratis di konser Sukoharjo Spektakuler 18 Juli 2026. Diprediksi ribuan penonton hadir.
Seks saat haid disebut aman dari kehamilan, faktanya tidak selalu benar. Simak penjelasan medis tentang ovulasi dini dan risiko yang mengintai.
Konten Instagram tak muncul di Explore? Simak penyebab reach turun, tanda pembatasan distribusi, dan penjelasan resmi Meta.
Jayden Adams, gelandang Timnas Afrika Selatan, meninggal dunia pada usia 25 tahun. Menteri Olahraga Gayton McKenzie ungkap duka. Simak profil dan kariernya.
Mobil jarang dipakai karena BBM mahal? Waspada aki tekor, ban keras, hingga rem berkarat. Simak tips perawatan agar mobil tetap sehat di garasi.
Jaminton Campaz terima ancaman pembunuhan usai Kolombia tersingkir dari Piala Dunia 2026. Federasi kecam keras dan minta kejaksaan usut tuntas kasus ini.