Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat meninjau stan kerajinan batu andesit di pameran Kulonprogo Expo 2014, akhir pekan lalu. (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Harianjogja.com, KULONPROGO–Penyelenggaraan pameran Manunggal Fair akan dipindahkan dari Alun-alun Wates. Pelaksanaan pameran tersebut tahun depan akan diselenggarakan di Taman Budaya Kulonprogo yang saat ini masih dalam pembangunan.
Kabag TI dan Humas Rudy Widiyatmoko mengatakan, selama ini penyelenggaraan pameran tersebut selalu diselenggarakan di pusat kota Wates. Alasan pemindahan pameran yang kini bernama Kulonprogo Expo itu bertujuan untuk meminimalisasi berbagai permasalahan yang terjadi selama pameran berlangsung.
“Alun-alun Wates sebenarnya sudah tidak layak untuk digunakan sebagai tempat pameran. Geliat aktivitas perekonomian terus tumbuh di kawasan tersebut. Selain itu, pertimbangannya saat ini kawasan itu juga telah digunakan sebagai ruang publik bagi masyarakat,” ujar Rudy di Media Center Pemkab Kulonprogo, Jumat (14/11/2014).
Rudy memaparkan, selama ini acara puncak Hari Jadi Kulonprogo selalu digelar di kawasan Alun-alun Wates. Pemindahan tempat penyelenggaraan acara tersebut juga mempertimbangkan fungsi serta penggunaan kawasan tersebut oleh warga. Setiap harinya, berbagai aktivitas seperti olahraga hingga kegiatan lain dilakukan warga di semua areal alun-alun.
“Selain itu, agar perbaikan taman di sekitar Alun-alun Wates dapat lebih optimal. Kami harap ke depan semoga dapat dipindahkan di Taman Budaya Kulonprogo yang berada di Desa Pengasih,” imbuh Rudy.
Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo Didik Budi Haryanto mengatakan, sampai tahun depan kemungkinan pembangunan Taman Budaya belum selesai.
Namun, dia menandaskan, apabila akan digunakan untuk penyelenggaraan pameran, hal itu tidak menjadi masalah.
“Saat ini pembangunan yang dikerjakan yakni pagar keliling serta meratakan lokasi dengan urugan tanah. Tiang-tiang pancang untuk gedung juga akan dibangun, sehingga kalau pameran akan dipindahkan dari Alun-alun Wates, bisa dimanfaatkan,” papar Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Investor Jepang dan Tiongkok melirik KPI Semin di Gunungkidul. Namun hingga kini investasi baru masih sebatas penjajakan dan belum terealisasi.
Lionel Messi rekor 10 assist Piala Dunia, lewati Maradona. Bawa Argentina ke semifinal usai kalahkan Swiss 3-1. Kini siap hadapi Inggris.
Banjir di Guangxi membuat mobil listrik dimanfaatkan sebagai sumber listrik darurat. Fitur V2L membantu warga saat pemadaman listrik meluas.
Festival yang digelar Minggu (12/6) di Pantai Parangkusumo, Bantul, itu diikuti peserta dari 17 negara dan puluhan klub nasional.
TPST Modalan Bantul segera ditingkatkan melalui proyek hampir Rp20 miliar. Kapasitas pengolahan sampah ditargetkan naik menjadi 60 ton per hari.