Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Harianjogja.com, JOGJA-Polsekta Gondomanan menangkap delapan remaja yang kedapatan sedang berpesta minuman keras (Miras), Sabtu (15/11/2014) malam. Polisi menahan mereka selama sehari sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.
Kepala Polsekta Gondomanan Komisaris Polisi Heru Muslimin mengatakan, kedelapan remaja terjaring razia saat Operasi Jaring Progo 2014 yang rutin digelar setiap malam minggu.
Razia dilakukan mulai Sabtu malam hingga dini hari. Tim yang terdiri dari Satuan Reskrim, Intel, Sabhara, dan Lalu Lintas ini menyisir kawasan yang disinyalir kerap digunakan remaja untuk mengkonsumsi miras, yaitu di Alun-alun Utara, Taman Beteng Vredeburg, dan sekitar Monumen Sebelas Maret.
"Hasilnya sebanyak delapan orang kita bawa ke polsek untuk dibina. Barang bukti yang disita delapan botol minuman keras oplosan," papar Heru, Senin (17/11/2014).
Menurut Heru, delapan remaja itu dilakukan pembinaan selama semalaman di Markas Polsek Gondomanan. Kemudian baru dipulangkan keesokan harinya.
"Semua dibawa ke polsek menginap siangnya baru dipulangkan biar ada efek jera," tandas Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.
Karhutla di sekitar IKN dan Bukit Soeharto dipastikan padam. OIKN tetap melakukan patroli untuk mencegah kebakaran kembali.
Mantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga meninggal dunia pada usia 76 tahun. Ia dimakamkan di San Diego Hills, Karawang.