Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Meski hujan mulai turun dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari ini, namun sejumlah wilayah di Kulonprogo masih membutuhkan pasokan air bersih. Laporan permintaan air masih saja masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Hal itu disampaikan, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo Suhardiyana, Senin (17/11/2014). Dia mengatakan, beberapa waktu lalu BMKG DIY belum menyampaikan informasi terkait perubahan musim.
"Apakah sudah masuk penghujan atau masih pancaroba, belum ada informasi dari BMKG. Tetapi meski hujan sudah turun permintaan dropping air masih banyak kami terima," ujar Hardi.
Hardi memaparkan, setidaknya pekan lalu ada enam laporan permintaan air. Mayoritas dari wilayah pegunungan yang berada daerah rawan kekeringan. Namun, laporan tersebut sifatnya insidental.
"Begitu ada laporan, baru kami lakukan pengiriman air. Saat ini, selain memantau kawasan bencana longsor dan banjir, kami juga masih fokus pada daerah-daerah yang membutuhkan air bersih," jelas Hardi.
Lebih lanjut Hardi memaparkan, hari itu ada satu laporan permintaan air. Salah seorang warga asal Dusun Kepundung, Desa Giripurwo, Girimulyo meminta bantuan pengiriman atau dropping air bersih. Selain daerah tersebut, beberapa desa di Kecamatan Kalibawang juga mendapatkan kiriman air bersih pada Minggu (16/11/2014).
"Hujan memang sudah turun, tapi belum merata. Kalau pun turun, air yang ditampung warga tidak dapat dikonsumsi," imbuh dia.
Wakil Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kulonprogo Indarto menyebutkan permintaan distribusi air di beberapa wilayah masih tinggi. "Setidaknya, terdapat tiga wilayah yang sampai sekarang masih minta dropping air bersih," tuturnya.
Ia menilai, ketiga wilayah tersebut masih membutuhkan air bersih karena tidak ada sumber mata air di tempat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Harga HP Infinix September 2026 tersedia dari Rp1,9 juta hingga Rp11,9 juta, dengan Note 60 Ultra menjadi model termahal.
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026, lebih besar dari bonus SEA Games Rp1 miliar.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar
DPR mendesak BGN menangani serius korban keracunan MBG, termasuk memastikan perawatan hingga pulih dan menanggung biaya pengobatan.