UGM Sediakan Air Siap Minum Mandiri

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jum'at, 21 November 2014 20:20 WIB
UGM Sediakan Air Siap Minum Mandiri

Harianjogja.com, SLEMAN-Warga Universitas Gadjam Mada (UGM) dan masyarakat umum kini dapat menikmati fasilitas air siap
minum di kawasan kampus biru itu Air siap minum tersebut dari sumber air bersih yang diolah dengan Sistem Penyediaan Air Minum
(SPAM) kampus secara mandiri oleh UGM.

Saat ini terdapat empat unit water dispenser yang telah dioperasikan sejak awal bulan November lalu. Dua unit di antaranya berada di
Grha Sabha Pramana (GSP) dan dua unit lainnya di Asrama Mahasiswa Kinanti. Nantinya akan ada empat unit water dispenser yang akan siap dioperasikan dalam waktu dekat yakni di sekitar Gedung Pusat, Perpustakaan, University Club, dan Lembah UGM.

“Dalam tahap awal pembangunan SPAM Kampus dibuat delapan titik water dispenser untuk umum yang dibangun di wilayah timur UGM. Empat diantaranya sudah bisa digunakan,” kata Kepala Subbagian Perencanaan Fisik Bagian Perencanaan Direktorat Perencanaan dan Pengembangan UGM, Arifah Budi Wati, Kamis (20/11/2014) usai Talkshow Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kampus UGM: Seruan Mandiri Untuk Negeri” di GSP UGM.

Arifah menyebutkan pengembangan SPAM Kampus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih bagi warga UGM. Bahkan
kedepan air langsung minum ini diharapkan dapat menggantikan konsumsi air minum kemasan di lingkungan UGM.

“Kebutuhan total air berupa air minum dan air bersih di UGM mencapai 15 liter per detik. Sementara kapasitas air langsung minum dari
SPAM Kampus mencapai 10 liter per detik dari sumber air Umbul Pace sehingga saat ini masih surplus untuk mencukupi kebutuhan air
minum warga UGM,” urainya.

Kedepan SPAM Kampus akan dikembangkan di wilayah UGM bagian barat jalan Kaliurang. Kapasitas air juga akan ditingkatkan menjadi 20 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan total air baik air minum dan air bersih untuk keperluan sehari-hari bagi seluruh mahasiswa dan karyawan UGM.

Pembangunan SPAM Kampus telah dimulai sejak awal tahun 2014 lalu bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Merupakan hasil terobosan sejumlah mahasiswa UGM yang tergabung dalam komunitas yang fokus terhadap persoalan sanitasi dan air bersih  bernama Waterplan Community.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online