Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Harianjogja.com, JOGJA-Program transmigasi akan dipertahankan Pemda DIY karena mampu mensejahterakan masyarakat yang ikut program tersebut.
"Harapannya warga di tempat baru hidup lebih baik," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X seusai penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) bidang transmigrasi antara Gubernur DIY, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Kalimantan Utara, dan Bupati Bulungan di Kepatihan, Selasa (25/11/2014).
Menjelang akhir tahun ini, DIY akan mengirimkan sejumlah warganya khusus dari Kabupaten Bantul untuk transmigrasi ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Namun tahun depan DIY akan mengirim warganya ke luar Jawa lebih banyak lagi.
Soal jumlahnya berapa, Sultan tidak mengetahui secara pasti. "Yang lebih tahu nanti bupati-bupati, ditempatkan ke mana saja oleh bupati," kata Sultan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Jamaluddien Malik mengatakan, DIY dan Jawa Timur paling siap untuk mengirimkan warganya transmigrasi ke luar Jawa.
Sebelumnya DIY dan Jatim sudah mengirim 600 kepala keluarga (KK) ke Kalimantan Timur. Setiap KK nantinya memperoleh dua hekatare tanah, rumah, dan jatah hidup.
Jamaluddien mengakui selama ini masih terjadi permasalahan transmigran, di antaranya masih ada yang belum mendapatkan lahan di Sulawesi Tengah, tumpang tindih dengan investor di wilayah tujuan sehingga ketika wilayah tinggal transmigran maju kemudian diakui oleh masyarakat asli setempat.
"Ke depan persoalan itu tidak akan membebani lagi," kata dia.
Lebih lanjut dikatakan Jamaluddien, kerja sama antarpemerintah daerah pengirim transmigran dan daerah penerima sangat penting sehingga penyelenggaraan transmigrasi dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah.
Selain itu, persoalan-persoalan yang terjadi bisa dibicarakan oleh kedua pemerintah daerah.
Pemerintah Pusat juga menyambut baik pemerintah daerah ikut mengalokasikan anggaran untuk program transmigrasi melalui APBD. "Banyak yang sudah siap mengirimkan transmigran seperti Bantul tapi kita tidak memiliki dana," ucap dia.
Idealnya, ujar dia, alokasi dana program transmigrasi Rp3 triliun-Rp4 triliun, namun tahun ini, pemerintah hanya menganggarkan Rp1,5 triliun.
Saat ini pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo diakui Jamaluddien akan mengupayakan agar per tahun bisa mengirim transmigran sebanyak 10.000 transmigran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Berapa lama baterai mobil listrik bertahan? Kenali degradasi baterai, pengaruh fast charging, suhu, dan cara menjaganya tetap sehat.
Google mengubah hasil pencarian di Eropa demi mematuhi DMA. Simak perubahan tampilan Search dan dampaknya bagi pengguna serta bisnis.
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Catat laga melawan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh serta jadwal final.
Daftar harga ban mobil September 2026 dari BF Goodrich, Bridgestone, Dunlop hingga Pirelli, mulai Rp489 ribuan per unit.