KELANGKAAN GAS : Harga Gas Elpiji 3 Kg di Bantul Tembus Rp22.000, Sulit Didapat Pula

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Kamis, 27 November 2014 10:40 WIB
KELANGKAAN GAS : Harga Gas Elpiji 3 Kg di Bantul Tembus Rp22.000, Sulit Didapat Pula

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pemilik pangkalan elpiji menata tabung 3kg kosong di pangkalan elpiji Sejahtera Jaya Mandiri, Nusukan, Solo, Rabu (12/2). Pertamina menggelontor extra droppng elpiji 3kg pada Rabu (12/2) sebanyak 6.160 tabung untuk wilayah Solo. Hal itu menyusul meningkatnya permintaan masyarakat yang menyebabkan kekosongan elpiji bersubsidi di pangkalan dan pengencer

Harianjogja.com, BANTUL—Harga elpiji ukuran tiga kilogram (kg) kian tak terkendali. Tak hanya itu, bahan bakar yang dikenal dengan nama gas melon itu juga sulit didapat.

Di Bantul, elpiji tiga kg mencapai Rp22.000. Sriyono, pedagang soto di Paseban, Bantul membeli elpiji melon seharga Rp22.000 per tabung.

“Tiga hari lalu saya beli sudah Rp22.000,” ungkapnyam Rabu (26/11/2014).

Padahal, harga normal di tingkat konsumen hanya Rp17.000. Sementara, harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan di tingkat agen sebesar Rp13.000. Selain mahal, gas tersebut juga sulit didapat.

“Saya cari sampai ke Pajangan baru dapat. Pokoknya sekarang itu sulit dapat gas,” imbuhnya.

Pemilik pangkalan gas di Bambanglipuro, Zahrowi, mengatakan sejauh ini pasokan gas dari agen ke pangkalan tetap normal alias tidak ada pengurangan. Namun anehnya, di lapangan masyarakat kesulitan mendapatkan gas.

Ia menduga terjadi penyelewengan barang bersubsidi itu di tingkat pengecer. “Mungkin gas yang dibeli pengecer dari pangkalan tidak dijual ke masyarakat yang membutuhkan tapi dibisniskan ke pengecer lain,” paparnya.

Ia mengharapkan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul cepat menyelidiki kelangkaan gas tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis