JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Ratusan pelamar lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2014 dari pelamar umum mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) di Surabaya, Senin (6/10/2014). Pemkot Surabaya menggelar TKD CPNS 2014 yang diikuti 5.267 orang dengan sistem computer assisted test (CAT) hingga Sabtu (11/10/2014) mendatang. (JIBI/Solopos/Antara/Eric Ireng)
Harianjogja.com, SLEMAN-Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sleman masih jauh dari ideal. Terlebih, setidaknya terdapat 20 hingga 30 PNS yang pensiun setiap bulan.
Sri Purnomo memaparkan, seharusnya perbandingan ideal jumlah PNS dan masyarakat yang dilayani adalah satu PNS melayani 50 orang. Namun, satu PNS di Sleman ternyata harus melayani 87 orang.
“Jadi itu [beban kerja] sudah kelebihan,” ujar Sri Purnomo, usai acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun PNS per 1 Januari-1 Juli 2015 di Pendapa Parasamya Setda Sleman, Jumat (28/11/2014).
Adanya PNS yang pensiun setiap bulan juga disebut memperpanjang masalah kekurangan pegawai.
“Kalau warganya sudah lebih dari 1 juta idealnya kita punya 20.000 PNS. Sekarang baru ada sekitar 12.000,” ungkap Sri Purnomo.
Tahun ini, Pemkab Sleman mengajukan 1.250 formasi untuk seleksi CPNS. Namun, hanya 37 formasi yang disetujui. Sri Purnomo berharap, Sleman bisa mendapatkan kuota yang lebih besar pada 2015 mendatang.
“Belanja pegawai pada APBD 2015 sudah kurang dari 50 persen. Dari total Rp2,3 triliun, belanja pegawainya sekitar Rp1,1 triliun. Logikanya, kita tidak kena moratorium lagi,” ucap Sri Purnomo menambahkan.
Sri Purnomo mengaku sepakat dengan pemerintah pusat yang ingin melakukan efisiensi pegawai. Namun, tentu akan ada berbagai pertimbangan sebelumnya. “Moratorium harus dilihat dari banyak aspek, misalnya kondisi geografis dan jumlah penduduk yang dilayani,” papar lulusan UIN Sunan Kalijaga Jogja itu.
“Saya setuju kalau pegawai kantorannya minimalis. Tapi kalau untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan itu tidak bisa,” tegas Sri Purnomo.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sleman mengatakan, terdapat 173 orang yang menerima SK pensiun hari itu. PNS yang pensiun terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, yaitu 166 orang.
Iswoyo kembali menyatakan, kekurangan pegawai belum terselesaikan dengan adanya rekrutmen dari pegawai honorer kategori II dan formasi pada CPNS 2014. “Tapi tetap masih kurang. Jadi tahun depan kita tetap akan mengusulkan formasi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.