Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Sebuah bus angkutan umum tampak masih beroperasi melayani penumpang di depan Pasar Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (19/11/2014) pagi.(Rima Sekarani/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, SLEMAN- Tarif angkutan di Sleman naik pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sleman, Juriyanto mengungkapkan, kenaikan tarif bagi penumpang umum dan anak sekolah dibedakan. Jika rata-rata angkutan umum menaikkan tarif sebesar Rp1.000, khusus anak sekolah hanya naik Rp500.
“Kami menyesuaikan kondisi penumpang. Kalau anak-anak sekolah kan kasihan karena mereka masih minta orangtua,” katanya, Senin (1/12/2014).
Juriyanto mencontohkan, jika sebelumnya bus jalur D6 memasang tarif Rp3.000, saat ini sudah naik menjadi Rp4.000. Sedangkan khusus anak sekolah, tarifnya naik dari Rp1.500 menjadi Rp2.000.
“Kalau kami menaikkan tarif terlalu tinggi, nanti takutnya malah enggak ada yang mau naik,” kata dia.
Juriyanto menambahkan, pihaknya masih berharap pemerintah mengabulkan adanya subsidi khusus angkutan umum.
“Subsidi itu maksudnya untuk kebutuhan operasional dan pengembangan armada. Misalnya, untuk bus jurusan Jogja-Kaliurang, kami ingin ada seragam untuk krunya. Busnya pun ingin kami seragamkan dengan warna yang sama,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.