Ups, Kepala SKPD Gunungkidul Belum Bisa Operasikan Komputer

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 04 Desember 2014 18:20 WIB
Ups, Kepala SKPD Gunungkidul Belum Bisa Operasikan Komputer

Ilustrasi komputer (Dok/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Sebanyak 30% kepala satuan kerja perangkat daerah di Kabupaten Gunungkidul belum bisa menggunakan komputer, khususnya untuk internet.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Budi Martana mengatakan ketidakmampuan para kepala SKPD itu tidak lepas dari kebiasaan lama seorang kepala dinas atau instansi harus memiliki staf yang mampu mengoperasikan komputer.

"Sebagian kepala SKPD di Gunungkidul adalah hasil rekruitmen PNS [Pegawai Negeri Sipil] lama, di mana dalam proses rekruitmen mereka, waktu itu belum menggunakan teknologi informatika," kata Budi.

Ia mengatakan kondisi saat ini sudah berbeda, karena segala pekerjaan kantor hampir semuanya berbasis teknologi informatika.

"Saya memulai dari diri sendiri. Saat akan presentasi, mengupayakan memasang sendiri proyektor dan peralatan lainnya," katanya.

Selain itu, menurut dia, penggunaan media sosial juga sangat penting dalam menyelesaikan tugas-tugas kantor.

"Sudah lama saya menggunakan media sosial facebook, dan sudah sering mendorong teman-teman di kalangan kepala SKPD yang belum menguasai teknologi informatika agar mulai menggunakan media sosial, atau minimal tahu internet," katanya.

Selain upaya melalui dorongan secara pribadi, pihaknya akan memberikan pelatihan kepada para kepala SKPD, dan kepala desa yang belum bisa menguasai teknologi informatika. Pelatihan ini sebagai salah satu upaya untuk menjawab tantangan di masa depan.

Secara terpisah, aktivis Jejaring Masyarakat Mandiri (Jerami) Rino Caroko mengatakan pentingnya kepala SKPD mampu mengoperasikan komputer.

"Tidak perlu muluk-muluk, cukup Microssoft World, Exel, dan email," katanya.

Ia mengatakan penguasaan teknologi informatika diperlukan untuk memudahkan pekerjaan.

Sehingga, kata dia, ke depan tidak membutuhkan waktu lama dalam melaporkan hasil tugas di setiap SKPD. "Tinggal menggunakan internet bisa dikirim ke bupati mengenai hasil tugasnya. Itu akan mudah dan mengurangi anggaran," katanya.

Rino berharap pemkab segera melakukan pelatihan bagi kepala SKPD yang belum bisa menggunakan teknologi informatika. "Harus segera
dilatih," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis