LARANGAN RAPAT DI HOTEL : Hotel di Jogja Mulai Kena Dampak Pembatalan Pertemuan

Jum'at, 05 Desember 2014 21:20 WIB
 LARANGAN RAPAT DI HOTEL : Hotel di Jogja Mulai Kena Dampak Pembatalan Pertemuan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo, Sabtu (19/4/2014), menggelar rapat pleno dengan agenda penghitungan perolehan suara Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014. Rapat pleno untuk melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara lembaga penyelenggara pemilu di bawahnya itu dilaksanakan KPU Kota Solo di Hotel Kusuma Sahid Prince . (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah hotel di Jogja mulai terkena dampak pembatalan pelaksanaan kegiatan pertemuan instansi pemerintah.

Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istidjab Danunegoro saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Danurejan, Kamis (4/12/2014).

Istidjab mengatakan sudah menerima laporan adanya pembatalan pelaksanaan kegiatan pertemuan instansi pemerintahan di sejumlah hotel. Dia mencontohkan pembatalan kegiatan pertemuan yang dialami oleh Inna Garuda.

Tadinya, ujarnya, hotel bintang empat yang berlokasi di Jl. Malioboro dan telah beroperasi sejak 1908 itu telah menerima pesanan untuk kegiatan pertemuan (meeting, incentive, convention, and exhibition/MICE) dari sejumlah instansi pemerintahan.

Namun demikian pesanan tersebut dibatalkan setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan pertemuan di luar kantor untuk lembaga atau instansi pemerintahan.

Akibat pembatalan itu, ujar Istidjab, Inna Garuda kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp1,68 miliar.

Hal serupa juga dialami oleh hotel bintang empat yang terletak di Jl. Raya Laksda Adisutjipto, Grand Quality Yogyakarta. Akibat pembatalan, ujarnya, Grand Quality kehilangan potensi pendapatan hampir Rp600 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online