Duta Besar Swiss Belajar Bahasa Indonesia di Jogja
Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah wisatawan berfoto dengan latar belakang Tugu Pal Putih Jogja, Rabu (1/1). Perayaan malam tahun baru menyisakan kerusakan pada kawasan Tugu yang menjadi ciri khas Kota Jogja tersebut, warga maupun wisatawan masuk pagar pembatas dan memanjat tugu, sehingga banyak tanaman yang rusak.
Harianjogja.com, JOGJA- Duta Besar Swiss untuk Indonesia Yvone Baumann yang baru sekitar dua bulan bertugas di Indonesia datang ke Jogja untuk mempelajari Bahasa Indonesia, sekaligus berkenalan dengan kepala daerah di kota tersebut.
"Ada yang memberikan rekomendasi kepada saya apabila ingin belajar Bahasa Indonesia bisa datang ke Jogja yang dikenal sebagai Kota Pelajar, apalagi banyak perguruan tinggi di daerah ini," kata Yvone Baumann, di sela-sela kunjungannya di Pemerintah Kota Jogja, Jumat (5/12/2014).
Selain banyak memiliki perguruan tinggi, Baumann juga mengatakan bahwa aksen Bahasa Indonesia di Jogja cukup bagus dan memiliki lafal pengucapan yang jelas.
Baumann berencana mempelajari Bahasa Indonesia di Jogja selama dua pekan. "Jogja adalah ibu kota budaya, sehingga akan ada banyak hal menarik yang bisa ditemui dan dipelajari di kota ini," ucapnya.
Di dalam pertemuan dengan Wali Kota Jogja, Baumann mengatakan belum dapat menjanjikan kerja sama apapun dengan pemerintah daerah setempat.
"Jogja adalah daerah tujuan wisata. Perkembangan industri pariwisata di kota ini juga cukup bagus. Namun, kami belum bisa memberikan gambaran apapun tentang kerja sama yang bisa dijalin," tuturnya.
Sementara itu, Haryadi Suyuti menyambut baik kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia dan berharap Baumann dapat menikmati waktunya selama berada di Kota Jogja.
"Yang paling penting adalah kami saling mengenal, baru kemudian bisa dilakukan penjajakan kerja sama," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share