AIR DI JOGJA : Ini Upaya untuk Pertahankan Air Tanah
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pekerjaan Umum DIY tengah menyiapkan berbagai cara untuk mempertahankan muka air tanah.
Harianjogja.com, JOGJA – Makanan arum manis tak pernah absen dalam Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS). Jajanan berbahan dasar gula ini masih tetap ada di setiap sudut Alun-alun Utara.
Ali Masrurin, 27, salah satu penjual arum manis di area Sekaten mengaku sudah 10 tahun dirinya berjualan di PMPS.
“Senang di Sekaten Jogja waktunya hampir dua bulan kalau dagangan laris itu hari minggu bukanya dari pagi,’ tuturnya sambil membuat arum manis, Minggu (7/12/2014).
Selama satu bulan lebih PMPS, Ali menjual arum manis dengan harga Rp7.000 per buahnya. Tak kurang dari 50 buah ludes setiap malamnya. Hal ini berbeda jika hari minggu 100 buah arum manis terjual.
“Sekitar 50 setiap malam pas hari minggu seratusan lebih, karena bukanya dari pagi jam sembilan [pukul 09.00 WIB],” ungkap pria asal Demak, Jawa Tengah.
Ali mengaku untuk bisa berjualan di Sekaten ia harus membayar sewa lokasi tempat ia berdagang. Ali tahun lalu harus membayar Rp1,5 juta sewa tempat.
“Harga sewa tempat tahun ini belum tahu, harganya berbeda-beda tiap tempat, kalau tahun kemarin Rp1,5 juta,” ungkap bapak satu orang anak itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pekerjaan Umum DIY tengah menyiapkan berbagai cara untuk mempertahankan muka air tanah.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.