KINERJA DPRD DIY : Agenda Kerja Saja Dewan Tak Punya

Sabtu, 13 Desember 2014 13:20 WIB
KINERJA DPRD DIY : Agenda Kerja Saja Dewan Tak Punya

Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY tak punya agenda kerja akibat belum terbentuknya alat kelengkapan Dewan (alkap). Rapat hanya berlangsung di tingkat fraksi dan tak tercatat.

Gedung DPRD DIY, Jumat (12/12/2014) kemarin, terlihat lengang. Ruangan-ruangan komisi masih terlihat sepi. Hanya ada satu dan dua staf komisi yang duduk bekerja di hadapan tumpukan kertas-kertas di salah satu sudut ruangan. Selebihnya, ruangan terlihat kosong melompong. Hanya ada meja besar, dengan tumpukan kertas dan jejeran kursi bersandaran punggung tinggi yang mengelilinginya.

Tidak terlihat satu anggota wakil rakyat yang duduk di kursi-kursi di dalam salah satu ruang komisi di lantai dasar kompleks DPRD tersebut. Wajar saja, sampai dengan saat ini, DPRD DIY belum juga selesai membentuk alkap. Artinya, belum ada anggota, juga ketua komisi.

Para anggota Dewan umumnya masih terlihat menggunakan ruangan di fraksi masing-masing. Hanyoko Priyanto, Kepala Bagian Persidangan DPRD DIY, mengakui pada Desember ini memang belum agenda-agenda khusus persidangan. Dalam kondisi normal, ujarnya, pada Desember umumnya terdapat lebih dari 10 agenda persidangan yang melibatkan alkap. Pada Desember pula, tambahnya, umumnya Dewan telah memiliki jadwal setahun ke depan yang ditetapkan oleh Badan Musyawarah (Bamus).

“Sekarang karena alat kelengkapan belum terbentuk, Bamus belum ada, agenda setahun ke depan juga belum ada. Bukan berarti tidak bekerja. Kalau masyarakat tidak mengerti, disangka menganggur. Mereka [anggota Dewan] tetap kerja juga, secara internal, mengkondisikan alat kelengkapan Dewan. Saat ini, masih ke kantor di fraksi masing-masing. Kalau sudah ada alkap, bisa di fraksi bisa pula di komisi,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online