Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah penambang pasir berusaha mengevakuasi truk pengangkut pasir yang terjebak banjir di aliran Sungai Progo di kawasan Bendungan Sapon, Dusun Bendo, Trimurti, Srandakan, Bantul, DI. Yogyakarta, Jumat (05/12/2014). Truk yang terjebak banjir sejak pukul 03.00 itu hingga siang hari belum dapat dievakuasi karena keterbatasan alat berat atau truk berkapasitas besar untuk membantu menariknya.
Harianjogja.com, SLEMAN- Tiga kamera closed circuit television dipasang di puncak Gunung Merapi untuk memantau banjir lahar hujan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Julisetiono Dwi Wasita mengatakan adanya ancaman banjir lahar hujan yang sewaktu-waktu dapat terjadi, pihaknya telah melakukan survei dan pemetaan titik-titik tanggul penahan aliran sungai yang rawan jebol.
"Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti banjir lahar dingin akibat hujan, saat ini selalu dilakukan pemantauan melalui tiga kamera CCTV yang terpasang di puncak Gunung Merapi," katanya, Minggu (14/12/2014).
Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY.
BPPTKG DIY saat ini memantau potensi banjir lahar dingin melalui CCTV yang terpasang di sejumlah titik sungai yang aliran airnya berhulu di Gunung Merapi. Guna mengetahui adanya potensi banjir lahar, BPPTKG juga menggunakan beberapa parameter pemantauan.
Parameter pertama yakni memantau CCTV yang sudah terpasang pada 18 titik di hulu Gunung Merapi, kedua melakukan pemantauan curah hujan yang terjadi di puncak Gunung Merapi melalui sejumlah stasiun pemantau yang juga sudah terpasang.
"Namun, prediksi kami, potensi banjir lahar pada musim hujan tahun ini lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santoso.
Ia mengatakan masyarakat memang tetap harus waspada terhadap potensi banjir lahar yang membawa material erupsi Gunung Merapi pada musim hujan ini.
"Curah hujan di puncak Gunung Merapi saat ini, memang intensitasnya kerapkali tidak terlalu berbeda dengan yang berada di bawah kawasan pegunungan. Pasalnya di puncak lebih sering terjadi badai tanpa disertai dengan hujan," katanya.
Agus mengatakan hal yang harus diwaspadai adalah ketika terjadi hujan secara terus menerus selama 40 menit di kawasan puncak Gunung Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menkeu Purbaya optimistis target pendapatan negara 2026 tercapai. Coretax dan AI dorong kinerja pajak dan bea cukai meningkat.
Stadion Kansas City jadi venue penting Piala Dunia 2026. Simak jadwal lengkap fase grup hingga perempat final.
Hilman Latief bantah terima aliran dana korupsi kuota haji. KPK terus dalami kasus yang menjerat mantan Menag Yaqut.
Resep tongseng kambing tanpa santan, empuk dan tidak bau. Cocok untuk olahan daging kurban Iduladha di rumah.
Stadion Atlanta jadi venue semifinal Piala Dunia 2026. Cek jadwal lengkap fase grup hingga semifinal di sini.