Atlet Kulonprogo Tidak Perlu Gengsi Berbisnis

Jum'at, 19 Desember 2014 21:40 WIB
Atlet Kulonprogo Tidak Perlu Gengsi Berbisnis

Harianjogja.com, KULONPROGO—Atlet Kulonprogo tidak perlu gengsi berbisnis. Pasalnya, kejayaan seorang atlet dibatasi umur sehingga bisnis dapat menjadi solusi untuk menambah penghasilan.

Hal itu diungkapkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat menerima atlet tinju profesional Kulonprogo Ignasius Andriyanto W dan atlet tinju amatir Kulonprogo Luis Wenda di Rumah Dinas Bupati, Kamis (18/12/2014).

Menurutnya, bisnis apapun tidak masalah, termasuk menjadi penjual bakso. "Kalau bisa jadi juragannya," ujarnya.

Ia menilai, biasanya seorang atlet pada usia 35 sampai 40 tahun sudah pensiun, terlebih atlet olahraga yang membutuhkan kebugaran fisik seperti tinju.

Hasto juga mengapresiasi prestasi atlet dari Sasana Satria Menoreh yang telah berhasil meraih prestasi dan membanggakan Kulonprogo dan dalam waktu dekat akan kembali bertanding.

Terkait pengembangan atlet Kulonprogo, ia berupaya mengajukan usulan ke pemerintah pusat supaya menyetujui pembangunan kolam renang di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang digunakan atlet untuk berlatih.

Selain itu, imbuhnya, pembangunan sarana prasarana olahraga di beberapa SMP dan SMA juga dilakukan sebagai bentuk pembinaan atlet sejak usia dini. (nin)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online