Hoby RX King, Harus Berani VCT

Minggu, 21 Desember 2014 20:20 WIB
Hoby RX King, Harus Berani VCT

Harianjogja.com, BANTUL - Tidak banyak anggota komunitas bersedia mengikuti layanan pemeriksaan Voluntary Counseling Test (VCT) untuk mendeteksi seorang terindap HIV/AIDS atau tidak. Salah satunya karena kuatir mengetahui positif atau negatif hasil dari VCT.

Namun berbeda klub motor RX King tergabung dalam Tri Sakti King Club Bantul (TSKCB) memberanikan mengikuti VCT serangkaian kegiatan yang dilaksanakan kerja bareng Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bantul, LSM Viesta dan Puskesmas Sedayu I, bertempat di Rumah Makan Parangtritis, Minggu (21/12/2014) sore.

"Anggota klub motor terlebih RX King harus berani ikut VCT," kata anggota KPA Bantul Endah Wahyu Ratnaningsih di sela kegiatan.

Menurut Endah, ada sekitar 50 anggota komunitas (TSKCB) yang secara khusus mendapatkan sosialisasi tentang HIV/AIDS yang terus digencarkan KPA dan Viesta sampai menjelang pergantian tahun. Tujuannya, agar persoalan merebaknya HIV/AIDS lebih dipahami masyarakat berbagai elemen dan komunitas.

"Dengan mereka paham maka akan tahu pencegahan apa saja yang harus dilakukan untuk ikut menanggulangi HIV/IDS," tambah aktivis KPA Bantul usai menjelaskan panjang lebar soal gejala dan penularan secara detail kepada peserta.

Puncak sosialisasi kegiatan ini dilanjutkan pemeriksaan VCT bagi anggota klub dikenal penyuka "motor garang" ini. Beberapa anggota TSKCB nampak berani dan tidak canggung memulai VCT disusul anggota lain.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online