Kemah di Lereng Merapi, Ratusan Pelajar Dapat Materi Tanggap Bencana

Rima Sekarani
Rima Sekarani Minggu, 21 Desember 2014 23:20 WIB
Kemah di Lereng Merapi, Ratusan Pelajar Dapat Materi Tanggap Bencana

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO TANAH LONGSOR -- PetugasBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten bantul bersama tim SAR dan relawan membersihkan rumah Zunaidan yang tertimbun tanah longsor di Dusun Mojosari, Srimartani, Piyungan, Sleman, Rabu (7/3). Tanah longsor terjadi pada Selasa (7/3) sore itu menyebabkan satu rumah rusak tertimbun longsoran dan tiga rumah di kawasan tersebut terancam lonsor susulan.

Harianjogja.com, SLEMAN-Ratusan pelajar SMA dan SMK di DIY mengikuti penutupan kemah pelajar di Bumi Perkemahan Lembah Merapi Nganggring, Girikerto, Turi, Sleman, Minggu (21/12/2014).

Kegiatan yang digelar sejak Jumat (19/12/2014) tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) DIY.

Wakil Ketua Panitia, Ceem Nara Zikriya mengungkapkan, kemah pelajar tahun ini merupakan yang ketiga kalinya. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini peserta mendapat materi pelatihan tanggap bencana oleh Tim Search and Rescue (SAR) DIY.

Ceem memaparkan, materi pelatihan tanggap bencana mencakup pendidikan dasar SAR, penanganan bencana, logistik, dan pendataan. “Kami berharap, para peserta bisa memahami dan mengaplikasikannya saat terjadi bencana,” ujarnya.

Selain pelatihan tanggap bencana, panitia juga membekali peserta dengan wawasan kebangsaan dan keistimewaan DIY. Ada pula berbagai lomba, jelajah alam, dan pentas budaya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online