JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
E-KTP di Sleman kemungkinan bisa dicetak di kantor kecamatan jika personel dan peralatan telah siap
Harianjogja.com, SLEMAN—Pencetakan sekitar 20.000 Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP yang belum tercetak akan dilakukan secara mandiri oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman per 1 Januari 2015 mendatang.
Kesiapan tersebut didukung kesuksesan uji coba aplikasi pencetakan e-KTP pada pertengahan Desember ini.
Kepala Disdukcapil Sleman, Supardi mengatakan, sudah ada sekitar 695.000 orang yang melakukan perekaman data e-KTP dari sekitar 730.000 orang wajib rekam. Namun, baru sekitar 675.000 e-KTP yang tercetak.
“Kami sudah dapat wewenang dari Kementerian Dalam Negeri. Semoga masalah e-KTP segera tuntas dan tidak berlarut-larut,” kata Supardi, dalam jumpa pers di Humas Setda Sleman, Rabu (24/12/2014).
Supardi menjelaskan, sementara ini izin pencetakan baru dikantongi Pemkab Sleman. Namun, itu tidak menutup kemungkinan adanya pelibatan pemerintah kecamatan.
“Kalau kami kewalahan, tentu akan merangkul kecamatan. Kami lihat dulu nanti,” ucapnya.
Meski demikian, Supardi menjamin pihak kecamatan pun sudah siap. Sebab, setiap kantor kecamatan memiliki dua operator e-KTP yang sudah mengikuti pelatihan. Selain itu, masing-masing kecamatan pun sudah dilengkapi dengan printer untuk e-KTP sejak tahun lalu.
Disdukcapil Sleman sendiri memiliki dua printer e-KTP dan tiga operator. Tiga printer cadangan pun telah disiapkan.
“Jika kecamatan belum diizinkan mencetak sendiri sementara kami kewalahan, bisa saja nanti operator kecamatan yang ditarik ke kabupaten. Teknis pelayanannya bisa diatur,” kata Supardi menerangkan.
“Kami sebatas pencetakannya. Perekaman e-KTP tetap di kecamatan masing-masing,” tambahnya kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.
Hasil undian Indonesia Open 2026 membuat sejumlah wakil Indonesia langsung menghadapi lawan berat sejak babak pertama.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.