KECELAKAAN BANTUL : Sepanjang Tahun, 135 Jiwa Tewas di Jalanan

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Sabtu, 27 Desember 2014 19:20 WIB
KECELAKAAN BANTUL : Sepanjang Tahun, 135 Jiwa Tewas di Jalanan

Kecelakaan Bantul memakan korban jiwa mencapai ratusan orang dalam satu tahun ini

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 135 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas dari Januari sampai pekan keempat bulan ini.

Dalam satu bulan, rata-rata lebih dari 10 orang tewas di jalanan. Kecelakaan yang menelan korban jiwa paling banyak terjadi pada Agustus dengan 18 kasus. Jumlah tersebut hanya berkurang sedikit dibanding jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada 2013, sebanyak 148 orang.

Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas Polres Bantul Ajun Komisaris Polisi Endar Isniyanto mengatakan korban meninggal dunia mayoritas merupakan usia produktif antara 20 tahun dan 35 tahun.

“Beberapa di antaranya adalah kalangan pelajar sekolah menengah pertama dan menengah atas,” ujarnya, Jumat (26/12/2014).

Sejumlah jalur di antaranya Jalan Parangtritis, Jalan Samas, Jalan Raya Srandakan, Jalan Wates di Sedayu serta Ring Road Selatan merupakan area paling rawan terjadi kecelakaan.

Menurut Endar, kebanyakan kecelakaan juga terjadi di jalan dengan trek lurus.

“Seperti contohnya di Jalan Samas itu sering sekali terjadi kecelakaan hingga meninggal dunia. Saat trek lurus orang cenderung melaju dengan kencang, kalau berkelok biasanya lebih hati-hati dengan kondisi di sekitarnya,” papar Endar.

Penyebab kecelakaan paling banyak, menurut dia, karena pengendara keluar dari marka jalan saat hendak menyalib kendaraan lain. Tanpa terduga, ada kendaraan dari arah berlawanan dan tabrakan tidak terhindarkan.

Endar membantah bila maraknya kecelakaan disebabkan kondisi rambu-rambu lalu lintas yang tidak memadai. “Faktornya lebih banyak karena ketidakhati-hatian pengendara, banyak yang melanggar rambu lalu lintas,” ujarnya.

Kepala Polres Bantul Ajun Komisaris Besar Polisi Surawan mengatakan kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu persoalan serius pada 2015.

“Sampai sekarang angka kecelakaan di Bantul masih tinggi, saya rasa kecelakaan lalu lintas masih menjaid tren masalah yang dihadapi polisi tahun depan,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis