Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Soal Listrik untuk warga Bugel Panjatan Kulonprogo, DPRD setempat meminta Pemerintah Kabupaten untuk turun tangan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo lepas tangan soal pembatalan pemasangan listrik untuk pertanian di Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulonprogo.
Pasalnya, warga tak pernah mendapat sosialisasi tentang area kontrak karya PT Jogja Magasa Iron (JMI) yang merencanakan pendirian pabrik pengolahan pasir besi. Selain itu, operasional pabrik juga belum menemui titik terang sampai saat ini.
Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo Muhtahrom Asrori mengatakan, seharusnya Pemkab Kulonprogo mengambil sikap dan tidak menelantarkan masyarakatnya. Dalam hal ini, ungkapnya, Pemkab harus memfasilitasi pertemuan antara warga dengan PT JMI.
"Masalahnya warga juga tidak pernah mendapat penjelasan tentang wilayah kontrak karya dan operasional pabrik juga belum jelas kapan dimulai," ujarnya, Jumat (26/12/2014).
Ia menegaskan, pertemuan harus dilaksanakan segera sehingga hak masyarakat juga tidak terabaikan. Pemkab, jelasnya, tidak dapat menyerahkan keputusan pemasangan listrik kepada PT JMI sebab wilayah tersebut masih berada di Kulonprogo.
"Pemkab tetap harus melindungi masyarakat Bugel," imbuh Muhtahrom.
Sumato, warga Pedukuhan II, Bugel, menuturkan, sejauh ini warga tidak pernah diberitahu tentang daerah kontrak karya PT JMI. Terlebih, di wilayah pesisir juga banyak pemasangan listrik untuk usaha kegiatan tambak udang.
"Jadi kenapa harus dibeda-bedakan padahal sama-sama wilayah kontrak karya PT JMI," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
MSI mendorong pengembangan singkong di DIY untuk mendukung target bioetanol E20 pada 2028 dengan jaminan pasar dan harga bagi petani.
Menko Pangan Zulhas memastikan bantuan pangan beras berlanjut hingga Desember 2026 dengan tambahan alokasi 1 juta ton untuk tiga bulan.
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.