Santri Pesantren Baitussalam Belajar Jurnalistik di Harian Jogja
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.
Pembobolan ATM dan rekening tabungan ternyata bermula dari persoalan utang yang membelit pelaku.
Harianjogja.com, JOGJA-Informasi ini terungkap dalam sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jogja, Selasa (30/12/2014), lima terdakwa (pelaku) adalah Gunanto, 36, warga Tulung, Klaten, Jawa Tengah; Muhammad Rosidi, 34, warga Jatinom, Klaten; Asep Rohmadi, 28, warga Wonosari, Gunungkidul; dan Windhy Dwi Luberto, 29, warga Beji, Pasuruan, Jawa Timur dan Ari Jayanto, 24, warga Karangploso, Malang (pegawai bank BRI)
Dijelaskan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yunik Widayatmi, awalnya kasus tersebut bermula dari terdakwa Asep Rohmadi yang terlilit utang kemudian mengajak Windhy untuk mencuri uang di bank dengan memanfaatkan Ari Jayanto pada Juni lalu. Windhy pun memerintahkan Asep untuk mencari orang yang bisa melakukan pemalsuan data dan diperoleh salah seorang pemalsu data dari Jakarta bernama Afis,
"Yang dimintai tolong oleh terdakwa III [Asep] di Jakarta masih DPO [buron]" kata Yunik.
Setelah berkenalan dengan Afis, Windhy kemudian minta temannya Ari untuk mencarikan data nasabah yang jarang transaksi. Ari pun memberikan data nasabah atas nama I Wayan Landep.
Rekening korban dicetak kembali oleh terdakwa, namun fotonya menggunakan foto terdakwa Asep. Asep pun dengan mudah mengajukan pembuatan kartu ATM di bank BRI Cikditiro dengan alasan ATM tertelan. Selanjutnya terdakwa menguras uang korban hingga mencapai Rp1,3 miliar.
Uang hasil kejahatan dibagi-bagi. Gunanto dan Muhammad Rosidi masing-masing mendapatkan Rp70-80 juta; Ari Jayanto Rp245 juta; Windhy Dwi Luberto Rp400 juta; dan sisanya Asep Rohmadi.
"Uang nya sudah habis digunakan kebutuhan sehari-hari oleh terdakwa, ada yang dibelikan dua mobil dan tanah," ucap Yunik.
Menanggapi dakwaan jaksa, kelima terdakwa pun mengaku memahami surat dakwaan tersebut. Ketua Majelis Hakim Putut Setyono yang memimpin sidang pun memerintahkan jaksa untuk menghadirkan para saksi pada Selasa, Januari tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.
Ranking FIFA Timnas Indonesia diperkirakan tidak mengalami penurunan signifikan meski gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Berikut perhitungan poin terbarun
Sutradara Louis Leterrier pastikan Fast & Furious 11 tetap jalan. Penundaan syuting bukan masalah kreatif, tapi penyesuaian anggaran. Film penutup saga utama ma
DPRD DIY menindaklanjuti kerusakan talud Sungai Opak di Pagergunung, Piyungan, Bantul. BBWSSO siap membantu bronjong dan alat berat untuk mencegah abrasi meluas
Sophia Laforteza mengumumkan hiatus sementara dari KATSEYE demi fokus pada kesehatan mental. HYBE menyebut kondisi sang idol akan dievaluasi kembali.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20