Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Pemkab Sleman memaklumi adanya penolakan warga terhadap pembangunan apartemen di wilayah ini
Harianjogja.com, SLEMAN-Munculnya penolakan terhadap pembangunan apartemen dinilai wajar oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Masyarakat memang belum sepenuhnya siap dengan perubahan tren hunian horizontal menjadi vertikal.
“Masyarakat mungkin memang belum familiar. Namun, mereka harus siap dan diedukasi,” kata Kepala Dinas Pengendalian Pertanahan Daerah (DPPD) Kabupaten Sleman, Purwatno, baru-baru ini.
Purwatno mengaku, pihaknya memahami apabila ada kalangan masyarakat masyarakat yang menolak pendirian apartemen di wilayah tinggalnya.
“Ini butuh upaya kita bersama, termasuk pengembang. Bagaimana masyarakat bisa mengerti kondisi lahan yang terbatas,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
1.600 penginapan tanpa izin terancam dihapus dari Airbnb, Agoda, dan Traveloka mulai 1 Agustus 2026.
Marc Marquez berpeluang comeback di MotoGP Italia 2026 usai pulih dari cedera kaki dan operasi bahu. Ducati masih menunggu hasil tes medis terakhir di Mugello.
Frank Lampard raih penghargaan pelatih terbaik LMA setelah bawa Coventry City promosi ke Premier League. Simak profil prestasi Lampard dan para pemenang lainnya
Rekomendasi HP baterai jumbo 7000 mAh terbaik 2026 untuk driver ojol. Performa stabil, anti panas, dan awet seharian di jalan. Simak daftar lengkapnya.
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.