Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)
Bandara Kulonprogo, dimungkinkan konflik antara warga yang pro dan kontra pembangunan semakin tajam terjadi sehingga perlu direkonsiliasi.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Rekonsiliasi warga pro dan kontra pembangunan bandara mulai dilakukan seiring dengan meruncingnya
konflik sosial di wilayah pesisir Kulonprogo. Penyelesaian konflik sosial di masyarakat menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Kulonprogo yang
memiliki tingkat urgensi serupa dengan akuisisi lahan untuk pembangunan bandara di Kulonprogo.
Hal itu diungkapkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menanggapi pertemuan perwakilan kelompok warga pro dan kontra pembangunan
bandara yang difasilitasi oleh Kapolres Kulonprogo. Menurutnya, Pemkab Kulonprogo telah berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri untuk
membantu penyelesaian persoalan yang muncul di masyarakat pesisir sebagai dampak dari rencana pembangunan bandara di Kecamatan
Temon.
“Kami meminta bantuan supaya ada rekonsiliasi sehingga keamanan dan kenyamanan warga di lingkungan sosial mereka kembali seperti
semula,” tutur Hasto, Kamis (8/1/2015). Jika rekonsiliasi berhasil, jelasnya, tidak ada lagi sanksi sosial yang mengganggu kenyamanan warga
pesisir.
Pelaksanaan rekonsiliasi pertama kali dilakukan di Polres Kulonprogo, Rabu (7/1/2015) siang. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut dihadiri perwakilan warga dari kelompok masyarakat pro dan kontra pembangunan bandara, seperti Kepedulian Sosial Desa (KSD) Mitra, Masyarakat Peduli Kulonprogo (MPK), Forum Rembug Warga Transparansi (FRWT), Ikatan Keluarga Besar Pemilik Lahan dan Petani
Penggarap (IKB PLPP), dan Wahana Tri Tunggal (WTT).
Kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto mengungkapkan, diminta atau tidak oleh Bupati, Polres Kulonprogo tetap akan membantu menyelesaikan
konflik sosial di masyarakat.
“Kami tidak menghilangkan kelompok pro dan kontra pembangunan bandara, namun yang ingin kami hilangkan konflik sosial beserta sanksi sosial yang ada di masyarakat,” paparnya.
Dijelaskannya, rekonsiliasi membutuhkan proses yang panjang dan tidak bisa terwujud dalam satu kali pertemuan. Ia juga mengatakan, proses
ini tidak berkaitan dengan proses hukum yang melibatkan sesepuh WTT Sarijo dan tiga orang lainnya.
Rencananya, hasil rekonsiliasi akan dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman.
Ketua FRWT Budi Setyo Raharjo memilih untuk tidak berkomentar terkait hasil pertemuan kemarin. Kendati demikian, ia siap mengikuti proses
rekonsiliasi untuk mendukung terciptanya suasana kondusif di masyarakat.
“Pada dasarnya semua yang hadir siap untuk mengikuti rekonsiliasi,” tandasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Mario Suryo Aji terjatuh di Q2 Moto2 Inggris 2026 dan harus start dari posisi ke-18 setelah sebelumnya tampil kompetitif di sesi practice.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.