Alat Transportasi Tradisional di Jogja Perlu Dipertahankan, Bagaimana Caranya?

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Selasa, 13 Januari 2015 03:20 WIB
Alat Transportasi Tradisional di Jogja Perlu Dipertahankan, Bagaimana Caranya?

Alat transportasi tradisional di Jogja perlu dipertahankan untuk memperkuat Jogja sebagai Kota Budaya

Harianjogja.com, JOGJA - Keberadaan sarana transportasi tradisional, seperti andong dan becak, di Kota Jogja perlu dioptimalkan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus memperkuat Jogja sebagai Kota Budaya.

"Harus menjadi sarana yang melengkapi dan menguatkan Jogja sebagai Kota Budaya, Wisata, dan Pendidikan, bukan hanya pendukung," kata Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM) Lilik Wachid Budi Susilo, Minggu (11/1/2015).

Menurut dia, penerapan standar wisata di Jogja dapat diterapkan khusus untuk transportasi tradisional, misalnya dengan melengkapinya dengan citra dan cerita masing-masing yang memiliki keterkaitan dengan objek wisata tertentu di Jogja.

Sehingga, menurut dia, pengguna moda transportasi yang ada di Jogja ke depan bukan hanya akan membayar berdasarkan jasa, melainkan juga dari aspek nilai budayanya.

"Misalnya becak atau andong dapat ditempatkan di objek-objek wisata tertentu dengan rute yang disesuaikan dengan alur cerita yang berkaitan objek wisata," kata dia.

Sementara itu, ia menilai jumlah Bus Trans Jogja sebagai moda transportasi utama di Jogja ini belum secara optimal menjangkau seluruh objek wisata di Jogja.

Padahal, keberadaan Bus Trans Jogja, menurut dia, seharusnya bukan hanya berlaku sebagai sarana transportasi reguler perkotaan saja, melainkan juga sebagai transportasi wisata.

"Banyak calon penumpang di lokasi-lokasi strategis, namun jika ingin menggunakan Trans Jogja masih harus berjalan jauh menuju tempat pemberhentian bus [shelter]," kata Lilik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis