IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Band indie Jogja secara kuantitas menurun drastis. Setidaknya inilah yang dialami sejumlah stasiun radio di Jogja yang kesulitan mendapat materi lagu-lagu dari band indie.
Harianjogja.com, JOGJA-Dulu, di era tahun 2000-an, musik indie begitu mendominasi. Mereka juga didukung stasiun radio yang gencar memutar musik mereka sehingga makin dikenal. Lihat saja Jikustik, Sheila on 7, Shaggy Dog dan lainnya yang sebelumnya bukan apa-apa. Tetapi karena lagu mereka sering diputar di radio jalan menuju kesuksesan makin terbuka. Mereka dilirik oleh pemandu bakat dari major label.
Bersamaan dengan mereka saat itu banyak pula lahir band-band indie di Jogja. Diantaranya Sri Rejeki, Esnanas, Bangkutaman. Namun beberapa band ini rupanya tidak mampu menjaga eksistensi mereka, sehingga terpaksa bubar.
Secara tegas, Bonny Prasetya, Koordinator Music Director (MD) wilayah Jogja dan juga MD Swaragama FM
mengatakan eksistensi band indie Jogja menurun drastis. Sekitar 15 tahun yang lalu, banyak program radio yang khusus mengangkat band indie. Baik mengundang personel dalam talk show atau sekadar memutarkan lagu. Namun kini beberapa radio sudah mulai menghapuskannya.
“Di Swaragama ada program khusus musik indie namanya Jogja Karya tapi mulai awal Januari kemarin sudah mulai dihapuskan,” katanya saat ditemui Harianjogja.com di kantornya. Menghapuskan Jogja Karya bukan berarti menghilangkan band indie tetapi masih memberi ruang apresiasi jika ada materi musik indie yang masuk.
Sayangnya, kata Bonny, dalam waktu satu bulan tercatat hanya 20% materi indie Jogja yang masuk. Lainnya didominasi lagu reguler dan band indie luar kota seperti Bandung dan Jakarta. Bahkan ada pula indie Amerika dan Australia yang masuk ke MD Swaragama. Padahal jika melihat 15 tahun lalu, persentase materi lagu reguler dan indie Jogja hampir sama.
Kondisi serupa juga dialami radio lain seperti Star Jogja, Q Radio, KR Radio dan juga Unisi. A'ang selaku MD Star Jogja mencatat, pada 1990an ada 40% materi indie sedangkan tahun ini hanya lima persen saja. Di KR Radio, dari 50% jadi 10%. Q Radio, dari 80% turun hingga 20%. Unisi pun tak jauh berbeda.
Program khusus yang dihapuskan layaknya Jogja Karya juga dialami Star Jogja. Terhitung Januari 2014, radio yang mengudara pada frekuensi 101.3 FM ini telah menghapuskan program Jam Session, sebuah program apresiasi khusus bagi band indie. Yang tersisa hanyalah beberapa band indie hasil seleksi ketat, salah satunya Tik Tok. Itupun pemutaran lagunya bercampur dengan musik reguler.
MD KR Radio, Ibra Maulana menambahkan, banyaknya band indie yang memilih off air tanpa melibatkan media partner seperti radio memicu penurunan eksistensi.
“Sekarang ada perkembangan digital sehingga mereka memproduksi lagu hanya untuk komunitasnya sendiri,” tambah Bulan.
Lain dengan Bonny. Ia sempat menemukan adanya band indie yang tidak tahu cara memasukkan materi lagu ke radio.
“Itu jadi alasan mengapa eksistensi indie Jogja menurun drastis selain alasan mereka memilih jalur idealis dengan merilis lagu nonmainstream dan bukan selera pasar,” katanya.
Menanggapi itu, Dita Permatasari selaku vokalis band Tik Tok mengatakan bahwa masing-masing band memiliki cara untuk mempromosikan lagunya. Bisa melalui radio bisa pula aktif dalam kegiatan off air seperti kegiatan sekolah.
“Yang jelas perlu niat berkarya agar tetap eksis, mau main musik terus dan bisa gaet radio sebagai media promosi,” kata vakolis band indie yang sudah merilis album akhir 2014 lalu itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Jaecoo J5 EV mencatat penjualan 3.200 unit pada Juli 2026, naik 4,9% dan menjadi penjualan bulanan tertinggi sepanjang Januari-Juli 2026.
KAI Daop 6 Yogyakarta menangani 1.075 barang tertinggal senilai Rp1,16 miliar sepanjang semester I/2026, naik 69,03% dari tahun sebelumnya.
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Veda Ega Pratama finis kesembilan di Moto3 Inggris 2026 setelah start dari posisi ke-15 dan meraih tambahan 7 poin.
Van Gastel menyoroti fisik pemain PSIM Yogyakarta usai uji coba lawan UAD FC sebelum menghadapi tim-tim Super League.