BANDARA KULONPROGO : Ketua PWK Berharap Tak Ada Lagi Intimidasi

Senin, 26 Januari 2015 08:40 WIB
BANDARA KULONPROGO : Ketua PWK Berharap Tak Ada Lagi Intimidasi

Bandara Kulonprogo, usai menerima permintaan maaf dari WTT, PWK meminta tidak ada lagi intimidasi terhadap wartawan saat melakukan peliputan.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Ketua Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK) Sri Widodo menerima http://www.harianjogja.com/baca/2015/01/23/bandara-kulonprogo-wartawan-rri-laporkan-pelemparan-batu-ke-polres-kulonprogo-570622">permintaan maaf dari Warga Wahana Tri Tunggal (WTT) dan berkeinginan tidak ada lagi intimidasi terhadap wartawan saat meliput pemberitaan WTT. Pasalnya, kata Widodo, beberapa kali wartawan memperoleh perkataan yang kurang menyenangkan dari warga saat liputan.

Ia menjelaskan, wartawan berupaya membuat pemberitaan yang berimbang tentang rencana pembangunan bandara di Kulonprogo dengan meminta konfirmasi dari kedua belah pihak, yakni tim pembangunan dan WTT.

Mahasiswa Sekber Zulham Moti mengatakan keberadaan sekber di tengah WTT bukan untuk memprovokasi melainkan memberi dukungan.

“Kami datang sebagai bentuk solidaritas dan kehadiran mahasiswa tidak memperkeruh suasana,” tuturnya saat belasan pengurus WTT dan satu orang mahasiswa Sekolah Bersama (Sekber) di Media Center Kulonprogo untuk bertemu secara langsung dengan wartawan, Jumat (23/1/2015).

Dinilainya, keterlibatan mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat dan bukan sekali ini mendukung warga dalam konflik agraria yang terjadi di Indonesia.

“Ini juga menjadi bagian dari uji teori yang kami peroleh di kampus,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online