JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha
Pemilik pangkalan elpiji menata tabung 3kg kosong di pangkalan elpiji Sejahtera Jaya Mandiri, Nusukan, Solo, Rabu (12/2). Pertamina menggelontor extra droppng elpiji 3kg pada Rabu (12/2) sebanyak 6.160 tabung untuk wilayah Solo. Hal itu menyusul meningkatnya permintaan masyarakat yang menyebabkan kekosongan elpiji bersubsidi di pangkalan dan pengencer
Harga elpiji 3 Kg yang diisukan naik diharapkan diikuti dengan ketersediaan pasokan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kabar kenaikan elpiji tiga kilogram sudah sampai di tingkat pengecer. Kenaikan elpiji, diharapkan tidak diikuti dengan kelangkaan elpiji.
Salah satu pengecer di Dusun Blimbing, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Suwarno mengatakan, saat ini harga jual di Kecamatan Panggang bervariasi. Menurutnya, harga eceran mulai dari Rp18.000 hingga Rp20.000.
“Permintaan elpiji tiga kilogram lumayan banyak. sebetulnya, harga mahal bukan menjadi kendala yang besar,” ujar dia, Minggu (1/2/2015).
Suwarno menambahkan meskipun sebetulnya masyarakat ingin harga tidak naik, namun masyarakat tidak bisa menolak keputusan pemerintah. Namun, ia berharap, kenaikan harga elpiji tiga kilogram, tidak diikuti dengan kelangkaan elpiji.
“Sudah mahal, susah dicari pula. Semahal apa pun pasti dibeli karena masyarakat butuh. Tapi, jangan dipersulit dengan pasokan yang sedikit,” ungkap dia. (
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: