PENATAAN KOTA WATES : Ditolak Warga, Beberapa Pergola Dilepas

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Selasa, 03 Februari 2015 10:20 WIB
PENATAAN KOTA WATES : Ditolak Warga, Beberapa Pergola Dilepas

Pembangunan kawasan pedestrian di sepanjang Jalan Sugiman di Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, sebagai salah satu proyek penataan Kota Wates, Senin (6/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S)

Penataan Kota Wates dilakukan dengan memasang sejumlah pergola. Namun, beberapa ditolak warga sehingga kemudian dilepas

Harianjogja.com, KULONPROGO - Menyambut Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY tahun 2015, pemasangan pergola di kawasan perkotaan Wates hampir selesai dilakukan.

Namun, penempatan sejumlah pergola masih dipermasalahkan warga.

"Ada beberapa warga dan instansi yang meminta pergolanya dipindah. Pada waktu survei sebenarnya tidak ada masalah, setelah dipasang baru dipermasalahkan," ujar Kabid Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Tony, Senin (2/2/2015).

Tony mengungkapkan, ada sekitar 100 pergola yang dipasang di sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Wates. Salah satu tujuan pemasangan pergola itu, tidak hanya untuk mempercantik kawasan perkotaan, tetapi juga untuk menyambut Porda DIY.

Menurut rencana, Kulonprogo akan menjadi tuan rumah pekan olahraga tersebut yang sedianya akan digelar tahun ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, pergola yang sudah terpasang yakni di 25 unit di Jalan Brigjend Katamso dan 41 unit di Jalan Diponegoro. Tony mengatakan, semua pergola sudah terpasang dan tinggal menempatkan tanaman rambat saja.

"Sayangnya, ada beberapa pergola yang harus dilepas. Sampai saat ini ada tiga permohonan pencopotan pergola yang masuk. Padahal, tanaman sudah kami siapkan dan sudah tinggal ditempatkan saja," ungkap Tony.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online