PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Asuransi Meningkat Tajam
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Jalan Dudukan yang berada di Dusun Giyoso, Desa Salamrejo semakin baik usai diperlebar guna mengoptimalkan jalan masuk utama menuju Kawasan Industri Sentolo, Jumat (6/2/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Infrastruktur Kulonprogo berupa pelebaran jalanan di kawasan industri Sentolo akan dilanjutkan.
Harianjogja.com, KULONPROGO– Pengembangan infrastruktur di kawasan industri Sentolo akan kembali dilanjutkan dengan pelebaran jalan sejauh 1,3 kilometer. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo juga telah menyiapkan dana Rp2,8 miliar untuk pembebasan tanah sepanjang satu kilometer.
“Rencana pembangunan jalan di kawasan tersebut sepanjang 8,25 kilometer. Tahun 2014 sudah kami mulai tahap pertama yakni tiga kilometer, tapi baru dikerjakan 1,7 kilometer. Pada tahun ini, sisanya akan dilanjutkan segera mungkin,” ujar Kepala Bidang Jasa Marga DPU Kulonprogo Gusdi Hartono saat ditemui di kantornya, Jumat (6/2/2015).
Gusdi mengatakan pengembangan jalan pada tahap pertama dilakukan untuk membuka akses masuk ke kawasan industri. Tahapan pembangunan jalan tersebut dimulai tahun 2014 dan tanah yang baru dibebaskan baru sejauh tiga kilometer. Dibukanya akses jalan Dudukan-Ngentakrejo itu akan menjadi jalan utama memasuki kawasan industri yang menghubungkan jalan negara dan jalan provinsi.
“Untuk memenuhi sebagai jalan utama menuju kawasan industri, maka badan jalan harus dilebarkan dengan target pelebaran mencapai 14 meter dan lebar aspal delapan meter,” ungkap Gusdi.
Lebih lanjut Gusdi mengatakan tak hanya melanjutkan pembangunan jalan yang tersisa dari tahapan lalu. Penyempurnaan jalan dan badan jalan juga akan dilakukan pada tahun ini. Pasalnya, ketebalan aspal di jalan yang sudah dilebarkan yang berada di Dusun Giyoso, Desa Salamrejo masih belum cukup tebal.
“Kami juga akan melanjutkan proses pembebasan tanahnya lagi. Tahun ini ada satu kilometer tanah yang akan dibebaskan dengan anggaran sekitar Rp2,8 miliar. Kami sudah melakukan kordinasi dan diskusi dengan pihak desa terkait hal itu, dan baru akan jalan,” jelas Gusdi.
Sebelumnya, Pelaksana Harian Kepala Desa Salamrejo Surono menambahkan, pelebaran jalan untuk memasuki kawasan industri dilakukan secara bertahap. Saat ini, kondisi jalan yang berada di kawasan tersebut sudah cukup baik dan jauh lebih luas, sehingga lalu lalang kendaraan berat tidak terlalu mengganggu warga.
" Kalau di sisi jalan masuk memang jalan sudah diperlebar, namun masih akan diaspal untuk diperhalus," imbuh Surono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Kapolda dan Pangdam bisa dimutasi jika gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Sebanyak 297 lansia di Kecamatan Magelang Tengah lulus Sekolah Lansia. Program ini membekali peserta agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.