PENGGUNAAN DANAIS : 80 Desa Bakal Terima Gamelan

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jum'at, 27 Februari 2015 04:20 WIB
PENGGUNAAN DANAIS : 80 Desa Bakal Terima Gamelan

Mahasiswi darmasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo asal Inggris, Jade (kedua dari kanan), bersama siswa SD Lazuardi Kamila GIS Solo, bermain gamelan di teras sekolah setempat, Senin (15/12/2014). Belajar gamelan bersama mahasiswa darmasiswa ISI asal Inggris tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bilingual siswa SD Lazuardi Kamila dan sebagai progam tukar budaya di antara mereka. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)

Penggunaan danais terus dikembangkan untuk pengembangan kebudayaan. Di Gunungkidul dana tersebut dipergunakan membeli gamelan untuk 80 Desa Budaya.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sebanyak 80 desa di Gunungkidul akan menerima bantuan gamelan tahun ini. Lima di antaranya merupakan desa budaya.

Ketua Dewan Kebudayaan CB Supriyanto mengatakan, gamelan yang akan dibagikan merupakan pengadaan yang bersumber dari Dana Keistimewaan. Menurut dia, bantuan yang akan diberikan berdasarkan proposal yang diajukan masing-masing desa.

“75 gamelan akan dibagikan ke desa yang bukan desa budaya. Gamelannya pelog slendro yang terbuat dari besi. Nilainya sekitar Rp5 miliar” ungkap dia kepada Harianjogja.com di Wonosari, Rabu (25/2/2015).

Supriyanto menambahkan, untuk lima desa budaya, gamelan yang akan diberikan terbuat dari perunggu. Ia menambahkan, selain berupa gamelan, bantuan juga diberikan dalam bentuk Balai Budaya yang berbentuk joglo.

“Ada tujuh desa yang akan mendapatkan bantuan Balai Budaya. Semuanya tahun ini direalisasikan,” ungkap dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online