Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Ilustrasi pergelaran wayang kulit. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Wayang kulit yang digelar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjadi ajang sosialisasi lembaga tersebut
Harianjogja.com, KULONPROGO-Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyosialisasikan peran dan keberadaannya melalui pergelaran wayang kulit semalam suntuk yang diadakan di Alun-Alun Wates, Sabtu (28/2/2015).
Wayang kulit dipilih sebagai media komunikasi mengingat antusiasme warga yang tinggi terhadap pertunjukkan budaya ini.
Head of Public Relations LPS Aris Suseno mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu cara mendekatkan LPS kepada masyarakat umum.
"Pasalnya, sampai sekarang masih banyak orang yang belum paham tentang fungsi dan tugas LPS, jangankan di daerah, di Jakarta pun masih banyak orang awam dengan LPS," jelasnya.
Peran LPS, ungkapnya, menjamin simpanan dan menjaga stabilitas perbankan sesuai dengan kewenangannya. Sebab, lembaga maupun instansi yang menjamin stabilitas perbankan bervariasi, termasuk salah satunya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan memiliki peran masing-masing.
Ia menguraikan, melalui pergelaran wayang kulit semalam suntuk akan disisipkan materi tentang peran dan fungsi LPS sekaligus mendorong masyarakat untuk gemar menabung di bank.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi kuatir jika bank dilikuidasi karena LPS menjamin simpanan tiap nasabah sampai Rp2 miliar per bank. Bahkan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang banyak muncul di daerah pun rata-rata sudah terdaftar dalam LPS.
Aris menguraikan persayaratan simpanan yang dijamin LPS, meliputi 3T, yakni tercatat di bank, tingkat bunga simpanan tidak lebih dari bunga LPS, serta nasabah tidak menyebabkan kerugian bagi bank atau kredit macet.
Ditambahkannya, sosialisasi peran dan tugas LPS dilakukan di banyak daerah dan bentuknya disesuaikan dengan kebudayaan setempat.
"Seperti di Kulonprogo, antusiasme masyarakat terhadap wayang kulit tinggi jadi kami gunakan sarana ini untuk mengedukasi masyarakat tentang LPS," tuturnya.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengimbau masyarakat Kulonprogo untuk gemar menabung tanpa khawatir bank terlikuidasi sebab sudah ada LPS yang menjamin simpanan nasabah. "Selama menabungnya benar tidak perlu khawatir," imbuhnya.
Dalang Ki Seno Nugroho mengungkapkan LPS merupakan hal yang juga baru baginya sehingga dalam pertunjukkannya lebih banyak berimprovisasi supaya pesan dapat sampai kepada masyarakat. "Ada dialog dengan pihak LPS juga," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 12 September 2026, cek keberangkatan Reguler dan Xpress, tarif, serta cara membeli tiket.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.